what are writing samples short essay format template architecture and suburbia essay citing how to write topic anorexia research paper

Ketua DPRD Medan Minta Litlle Indian Festival Dipromosikan di Media Digital

Pewarta : Ester

Koran SINAR PAGI, Kota Medan,- Ketua DPRD Medan, Hasyim SE meminta para pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Kuliner Pagaruyung Little India Kota Medan mempromosikan Little India Festival secara meluas melalui berbagai media.

Sebaran informasi di media ini sangat berdampak luas di tengah-tengah masyarakat, sehingga pagelaran Little Indian Festival ini akan dikenal secara luas di seantero jagad dunia melalui media terkhusus media digital.

Saat menerima audiensi Paguyuban Pedagang Kuliner Pagaruyung Little India Kota Medan, Selasa (19/11/2019), di ruang kerjanya, Hasyim yang didampingi bendahara PDIP, Boydo HK Panjaitan menyatakan sangat mendukung Little India Festival dan minta agar festival ini menjadi agenda wisata tahunan.

“Dari segi anggaran, kami akan upayakan untuk bisa dimasukkan dalam Tahun Anggaran 2021. Untuk saat ini kami minta agar pihak pengelola mengupayakan dana secara swakelola dengang melakukan kerjasama (MoU) dengan perusahaan yang dahulunya ikut terlibat dalam membidani lahirnya kuliner Pagaruyung,” kata Hasyim yang menyarankan agar paguyuban pedagang juga menjalin kerjasama dengan perusahaan daring seperti Grab Food ataupun Go Food.

Sementara itu Rahmadsyah selaku ketua Paguyuban Pedagang Kuliner Pagaruyung didamping Hamidah, dan Muhammad Azwar Nasution selaku pengawas mengatakan dalam rangka pembinaan UMKM Kota Medan klaster kuliner Pagaruyung dan objek daya tarik wisata kawasan Little India Kota Medan, maka pihaknya berencana menggelar Little Indian Festival dengan fokus acara pada klaster kuliner, fashion, asesoris dan musik.

Klaster kuliner Pagaruyung ini berada di Jl Zainul Arifin Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah lebih dikenal dengan sebutan kawasan Kampung Keling atau Kampung Madras. Kampung ini juga sering disebut Little India Medan, karena di sana segala kegiatan yang menjadi tradisi orang India dilakukan.

“Di sana pula ada dibangun dua gapura yang merupakan pertama di Indonesia serta ketiga di Asia Tenggara setelah Little India yang ada di Singapura dan Malaysia,” tutur Rahmadsyah yang menyebutkan uniknya di Kampung Madras ini dihuni juga etnis Jawa, Padang, Batak, dan Tionghoa.

Pada Little Indian Festival ini juga, kata Rahmadsyah, akan digelar konsultasi/talkshow Perda Pengawasan dan Jaminan Produk Halal dan Higienis serta lomba-lomba lainnya.

(6)