international business essay topics interesting issues to write about how to start the introduction of an essay george bernard shaw famous works

Diduga Pungutan Sekolah SMKN 1 Boyolangu Dihentikan Tapi Sumbangan Wali Murid Harus Tetap Berjalan

Pewarta : Ok

Koran SINAR PAGI, Kab.Tulungagung,- Peningkatan mutu Pendidikan tetap menjadi acuan dalam pengumpulan sumbangan dari Wali Murid kelas 10 di SMKN 1 Boyolangu. Hal tersebut disampaikan Kepala Sekolah Arik Eko Lestari diruangannya (11/11/2019) setelah pemberitaan kemarin terkait hal tersebut.

Menurut beliau istilahnya sekarang sudah bukan lagi tarikan Wali Murid “Istilahnya sekarang diganti menjadi sumbangan sukarela yang ditransfer ke rekening komite untuk dihibahkan kepada pihak sekolah” jelas Arik. “Dana tersebut nantinya akan digunakan oleh pihak Sekolah untuk mewujudkan program pendidikan selama 5 tahun kedepan.

Executive Design adalah nama program yang dibuat untuk hal tersebut” kata Arik menjelaskan.
“Tidak benar kalau pihak sekolah tidak pernah membicarakan terlebih dahulu dengan pihak Komite Sekolah” kata Arik memberi alasan. Keputusan dengan digantinya istilah tersebut menurut beliau setelah terlebih dahulu melalui rapat dengan komite dan Wali Murid serta Kepala Sekolah (Arik).

“Rapatnya kemarin lusa serta banyak hal yang kita jelaskan disana, termasuk bantuan yang pihak sekolah terima misal revitalisasi yang sekarang sedang dikerjakan” jelas Arik.

“Revitalisasi tersebut diawal sebelum pelaksanaan sudah mengajak rapat pihak Komite Sekolah, sedangkan untuk Wali Murid baru kemarin lusa dijelaskan” ujar Arik.

Beliau juga menyangkal kalau nominalnya ditentukan sebesar Rp. 600.000,00 Hal berbeda dinyatakan juga beberapa Wali Murid kelas 10 ketika diklarifikasi terkait adanya rapat yang diadakan kemarin lusa. “Tidak ada rapat kemarin lusa untuk Wali Murid, adanya rapat sudah diawal dan hal tersebut hanya sekali serta sudah lama dilakukan” ujar beberapa Wali Murid.

Apakah hanya untuk meredam gejolak Wali Murid ataukah ada maksud lain, diakhir pernyataanya beliau (Arik) menghimbau kepada wali murid terkait sumbangan untuk dihibahkan ke sekolah melalui Komite Sekolah.

“Bagi yang tidak mampu boleh tidak menyumbang sama sekali” kata Arik menutup pernyataannya.

(1334)