how to start research paper economic sciences essay topics essay mapping first year writing people that can write with both hands studying abroad essay java homework assignments

Ada Jutaan Peluang Kerja, Jabar Persiapkan Migran Juara

Pewarta: Dwi Arifin

Koran SINAR PAGI (Bandung)-, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat telah meluncurkan Program Migran Juara untuk mengurangi permasalahan klasik yang menimpa para pekerja migran Indonesia (PMI) asal Jabar.

Program Migran Juara Disnakertrans telah membentuk tim khusus untuk membangun sistem navigasi migrasi. Sistem ini terbentuk dari seluruh rangkaian sistem pendataan calon tenaga kerja, sistem perekrutan yang melibatkan peran disnakertrans provinsi, kabupaten/kota,hingga keterlibatan aparat desa.

Kepala BLKPMI Disnakertrans Provinsi Jawa Barat, Teguh mengungkapkan “ada jutaan peluang kerja diluar negeri. Beda dengan didalam negeri persaingan untuk memperoleh kerja cukup sulit. Jadi banyak yang menganggur. Maka dari itu pemerintah provinsi menargetkan program migran juara. Agar peluang kerja di luar negeri dapat diisi oleh pekerja indonesia’ jelasnya saat dikunjungi wartawan di kantornya jl seokarno hatta no.301 Bandung (15-10-2019)

Lebih lanjut Teguh memaparkan untuk persiapan calon pekerja migran Indonesia dari Jawa Barat dilatih agar memiliki keahlian berkomunikasi dengan baik di negara yang dituju. Lalu dilatih dengan keahlian yang diperlukan. Kedua bekal ini sangat penting dipersiapkan.

Selanjutnya Teguh mengingatkan agar setiap warga negara Indonesia yang berminat menjadi pekerja migran Indonesia. Harus menempuh jalur yang legal dan memenuhi prosedur sesuai dengan UU No. 18 Tahun 2017 Tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

“jangan sampai menempuh jalur yang ilegal. Contohnya melalui jasa Umroh, jasa wisata tanpa memiliki keahlian dan bahasa untuk bekerja di luar negeri. Karena dikhawatirkan akan merugikan diri sendiri.

Hingga mejadi korban  Human Trafficking atau perdagangan manusia. Perekrutan, pengiriman, atau penampungan orang-orang dengan cara ancaman atau kekerasan demi tujuan eksploitasi, pelacuran, seks, penyalagunaan kekuasaan serta perbudakan yang hanya menguntungkan satu pihak saja.”

(7)