Pengamat Perkotaan Boydo Panjaitan: Pelaksanaan Perda Medan Hancur-hancuran

Pewarta : Ester

Koran SINAR PAGI, Kota Medan,- Pengamat perkotaan Boydo HK Panjaitan menilai pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan banyak yang tidak sesuai dengan aturan baku yang ada dalam perda itu.

“Perdanya saya pikir sudah bagus, tapi pelaksanaan di lapangan masih banyak yang belum sesuai dengan aturan baku yang ditetapkan dalam perda itu. Kayaknya pelaksanaannya hancur-hancuran,” kata Boydo dalam pesan WhatsApp-nya di grup WhatsApp Kita Kita, Rabu (09/10/2019).

Bendahara PDIP Kota Medan ini mengemukakan hal itu menyahuti keluhan warga grup WA Kita Kita mengenai tingginya tarif parkir kendaraan roda empat di Jalan Irian Barat persis di depan sebuah vihara. Menurut warga grup ini, juru parkir yang ditugaskan Dinas Perhubungan Medan menarifkan retribusi parkir roda empat sebesar Rp10 ribu.

(2)