example of argumentative essay introduction 6 page research paper how to write a evaluation in text citation essay example eunice kim essay pro essay writing

Disperkim Jabar Salurkan Rp.17,5 Juta Untuk Rumah Tak Layak Huni

Pewarta: Dwi Arifin

Koran SINAR PAGI (Kota Bandung)-, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Jawa Barat, Diky Saromi membahas 30 proyek strategis dorong pembangunan insfrastruktur dan revitalisasi kawasan wisata. Beliau menyampaikan penjelasan setiap proyek yang dimiliki oleh Disperkim Jabar yaitu proyek pembangunan Creative Centre, SPAM Jatigede, Kertasari, dan Cimaung, juga pembangunan Rutilahu dan pemberdayaan penghuni apartemen transit. Hal ini disampaikan kepada wartawan diruang kerjanya senin (31 september 2019)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) melalui Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jabar akan merehabilitasi sebanyak 182 ribu rumah tak layak huni di wilayah ini selama lima tahun ke depan.

“Total selama lima tahun ke depan rumah tak layak huni yang akan kita rehab sebanyak 182 ribu, dan di tahun ini akan kita rehab 15 ribu unit,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jabar, Dicky Saromi

Ia menuturkan anggaran rehabilitasi rutilahu ini dialokasikan melalui bantuan sosial ke Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM). Nantinya, bantuan tersebut didistribusikan ke masing-masih penerima.

Menurut dia, wilayah Priangan Timur Jabar seperti Tasikmalaya, Garut dan Ciamis merupakan daerah yang paling banyak terdapat rumah tak layak huni di Jabar.

“Hampir semua kabupaten/kota tapi 30 persennya ada di Priangan Timur. Warga yang memiliki rumah tak layak huni yang nantinya akan memperoleh dana rehabilitasi sebesar Rp.17,5 juta per rumah,” jelas dia.

Lebih lanjut Dicky mengatakan perbaikan rumah tak layak huni tersebut merupakan salah satu fokus kerja proyek strategis yang akan dilakukan oleh pihaknya selama lima tahun ke depan.

(11)