essay on unemployment in america website that edits essays for free good attention getter for essay odyssey essay questions lesson plan application paper example free written essays

Luthfi Amalia Putri, Berharap Jadi Artis Terkenal Di Indonesia

Pewarta : Jeky

Koran SINAR PAGI, Sumedang,- Usia masih belia tapi punya kemampuan menyanyi yang layak diperhitungkan di dunia tarik suara, itulah Luthfi Amalia Putri (15) siswa kelas X, SMK Kesehatan SDM Sumedang yang diprediksi punya talenta bakal cerah di blantika musik Indonesia ke depan.

Tak heran bila salah seorang pegiat lagu Sunda di Kabupaten Sumedang ini, Wa Ande Kusman membuatkan lagu khusus buat nya,

“Saya melihat ada potensi yang besar dalam jiwa Putri ( nama akrab panggilan Luthfi Amalia Putri – red) dalam bidang tarik suara, hingga saya tertarik membuatkan sebuah lagu Sunda buat nya”, ujar Ande kepada koransinarpagijuara.com, di rumah nya, Minggu, (21/9/19).

Dikatakan Ande dirinya khusus menciptakan lagu pop Sunda buat Putri, dengan judul “Ulah Kajongjonan”,

“Lagu itu cocok buat karakter suara emas Putri. Dia mempunyai warna suara yang khas”, tambah Ande.

Kini Ande, selain telah membuat lagu untuk putri, dia pun sudah membuatkan vidio klip dengan background Bendungan Jatigede.

Luthfi Amalia Putri dengan berperawakan tinggi 150 centimeter merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Dia anak dari pasangan Nana dan Lena yang tinggal di Kampung Ciherang, Desa Ciherang Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang Jawa Barat.

Dikampung dan dilingkungan sekolah nya, Puteri dikenal anak yang ramah dan pintar bergaul, sehingga tak heran bila Puteri begitu banyak temanya dari berbagai lapisan.

Orang tua Putri berharap kelak anak nya menjadi artis terkenal agar ia dapat membantu adik adik nya untuk sekolah.

“Saya berharap Pemkab Sumedang dapat membantu mendorong anak nya agar dia bisa meraih cita – citanya, juga agar menjadi bahan motivasi bagi anak nya, dan anak Sumedang lainya yang berprestasi”, tukas ayah Putri, Nana kepada koransinarpagijuara.com beberapa waktu lalu.

(17)