which is not a subject for an informal essay? essay on crimes essay evaluator online this i believe essay rubric proofreading essays services example of life story essay

Usai Coffee Morning, Bupati Sumedang Ucapkan Terima Kasih Kepada Media

Pewarta : Jeky

Koran SINAR PAGI, Sumedang,- Usai mengikuti Coffee Morning yang mengusung tema “Refleksi 1 Tahun Sumedang Simpati”, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir didampingi Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan dan Sekretaris Daerah Herman Suryatman melaksanakan Jumpa Pers di hadapan para awak media di Gedung Negara, Jumat, (20/9/19).

Bupati H. Dony Ahmad Munir menyampaikan rasa syukurnya selama satu tahun menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Sumedang mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.

“Kami bersyukur karena telah menginjak satu tahun masa perjalanan pemerintahan. Apa yang telah kami capai harus kami tingkatkan. Sedangkan apa yang belum kami capai akan terus kami perjuangkan. Dan apa yang menjadi kekurangan akan kami perbaiki,” ujarnya.

Selain itu, Bupati juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh awak media yang telah memberitakan program-program Sumedang Simpati kepada masyarakat. “Unsur media merupakan salah satu pilar dalam mewujudkan pembangunan di Kabupaten Sumedang,” tuturnya.

Bupati mengatakan, evaluasi dan introspeksi merupakan inti dari refleksi perjalanan satu tahun dirinya dan Wakil Bupati memimpin Sumedang. “Testimoni, kritik dan saran senantiasa menjadi bahan kami mengambil kebijakan dalam rangka mewujudkan Sumedang Simpati,” ujarnya.

Bupati juga memaparkan beberapa program unggulan Sumedang Simpati seperti Sumedang Agamis yang digerakkan seluruh desa, kecamatan dan semua stakeholders melalui Magrib Mengaji dan Suhuh Berjamaah dan program-program lainnya.

“Masih dalam Sumedang Agamis, melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang kita mencanangkan gerakan Generasi Cerdas Eksotik (Ekspresif, ShOleh, bereTIKa), yang isinya siswa yang beragama Islam sebelum masuk sekolah harus mempunyai wudlu, one day one sheet (mengaji 1 hari 1 halaman), bertutur kata sopan dan bersikap santun. Semoga ini akan menjadi kebiasaan di setiap sekolah, di samping Wajib Belajar Diniyah 4 tahun” paparnya.

Selain itu, Bupati memaparkan program terkait dengan reformasi birokrasi sebagai upaya terobosan di Kabupaten Sumedang salah satunya adalah Mal Pelayanan Publik (MPP) yang di dalamnya ada 361 jenis layanan.

“Kami juga telah mewujudkan Zona Integritas di 12 SKPD menuju WBK dan WBBM sebagai bagian dari reformasi birokrasi. Tahun depan kami akan membuat seluruh SKPD yang lain mengikuti ZI WBK WBBM ini,” katanya.

Dikatakan, capaian SAKIP juga mengalami peningkatan yang tadinya mendapat nilai C menjadi B sebagai bentuk akuntabilitas pemerintah daerah. “Kami juga sedang melakukan transformasi birokrasi dari budaya manual ke budaya digital dimana sedang dirintis Sumedang Digital Region mulai dari e-government, e-budgeting, e-office. Semuanya dalam rangka mempermudah dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya

Pada bidang sekonomi kreatif yakni program one village one product yang sering kali menjadi catatan adalah akses modal dan pasar.

“Untuk modal sudah banyak skemanya. Sedangkan untuk pemasaran, kami sudah tekankan kepada Disnakertrans dalam setiap pelatihan bersama gerakan wirausaha muda untuk diberikan materi berupa sistem digital marketing,” ucapnya.

Bentuk usaha lainnya adalah dengan memanfaatkan e-commerce dan on line shop. “Kami sudah bekerja sama dengan Bukalapak yang akan memberikan sebuah laman khusus berupa market place bagi para pelaku UKM hasil dari One Village One Product untuk pemasarannya,” tuturnya.

Dikatakan, bagi para UKM sendiri di internet tidak mungkin bisa menyaingi Bukalapak atau Tokopedia, “Jadi kalau kita belum bisa bersaing, caranya harus kolaborasi,” kata Bupati.

Sehubungan dengan delapan SKPD yang masih kosong pimpinannya maka secepatnya akan dilantik. “Intinya kekompakan yang selalu kami jaga dan kami bina. Karena prasarat untuk memajukan Sumedang adalah soliditas dan siap menghadapi tantangan ke depannya,” ungkapnya.

(2)