136 Warga Desa Bojong Galing, Kab.Sukabumi Keracunam Makanan

Pewarta : Ajid Alfaro/Ayi Suherman

Koran SINAR PAGI,Kab.Sukabumi,- Ratusan warga Desa Bojong Galing, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi mengalami keracunan pasca menyantap nasi kuning yang diadakan di rumah Aep (50) dalam acara seratus hari meninggalnya salah satu warga setempat, Selasa Kemarin (10/10/19) pukul 19.00 wib

Salah satu keluarga korban Mamay (33) warga Pangkalan RT 02/RW 03 Desa Bojong Galing, Kecamatan Bantargadung mengatakan, keluarganya yang bernama Eneng (12) mengalami sakit perut dan muntah – muntah setelah menyantap nasi kuning dan rendang telur, kemudian jam 01.00 WIB tengah malam, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Bantargadung untuk mendapatkan perawatan, ungkapnya.

Namun karena tidak ada perkembangan akibat fasilitas dan tim medis tidak memadai korban langsung dilarikan ke BLUD RSU Palabuhanratu, untuk diberikan penanganan lebih lanjut, Rabu (11/10/19) pukul 20.30 WIB.

Sementara Billy Humas RSUD Palabuhanratu, terkait penyebab utamanya pihak rumah sakit belum melakukan pengecekan lab, tapi pasien datang dengan keluhan mual, muntah, mencret dan demam.

Menurutnya, pihak rumah sakit sudah melakukan tindakan berupa pemberian infus untuk mencegah pasien dehidrasi kemudian pemberian anti biotik dan pemberian anti muntah serta penurun panas.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kab.Sukabumi menengok para korban keracunan di RS Palabuhanratu

Diungkapkan Dr.Damayanti Bidang Pengendalian dan Pencegahan penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi pihak media kesehatan Puskesmas dan Dinkes sudah melakukan penanganan secara intensif bahkan untuk yang tidak bisa di Puskemas langsung rujuk ke rumah sakit.

“Jumlah total keseluruhan sampai 136 orang,34 orang di rujuk ke rumah sakit sementara yang masih di rawat di puskesmas 17 orang sisanya sudah di pulangkan,” ujarnya.

Dijelaskan Damayanti kasus keracunan di Kecamatan Bantar gadung bukan yang pertama, sebelumnya juga pernah terjadi, dan Dinkes sudah melakukan upaya investigasi termasuk kejadian yang saat ini terjadi.

“Sudah kita investigasi tadi makanan apa yang dimakan oleh warga, mengambil sample dan sudah kita kirim ke Lab di Bandung. Kedepannya kita akan melihat kondisi sanistasi lingkungan yang ada di sekitar tempat warga yang menagalmai keracunan,” tandasnya.

Amggota DPRD Kab.Sukabumi dari Fraksi Gerindra, Usep Wawan mengaku prihatin dengam musibah yang dialami warga Desa Bojonh Galing tersebut.

Dia juga mengapresiasi penanganan yang dilakukan tenaga medis terhadap para korban, Usep berharap hal ini tidak terulang kembali dikemudian hari.

(49)