Wabup Hengky Diskusi Dengan Pimred Diacara Pernikahan Keluarga Pokja Wartawan

Pewarta: Dwi Arifin

Koran SINAR PAGI (Bandung Barat)-, Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan menyempatkan menghadiri acara pernikahan anak dari keluarga pokja wartawan Bandung Barat yaitu kepala biro Koran SINAR PAGI yang menjabat sebagai Sekjen Pokja wartawan Bandung Barat. Unsur Pimpinan Redaksi Koran SINAR PAGI menyempatkan hadir dan berinteraktif dengan wakil Bupati. Acara berlangsung di aula kantor Kecamatan Cihampelas Bandung Barat (8 -9-2019)

Pada acara tersebut hadir, Deni HM kepala Biro / Sekjen Pokja Wartawan, Pimred Koran Sinar Pagi, Wawan Nurjaman S.Sos, M.M, Penanggung Jawab Rubik Desa Juara, Dwi Arifin, Lina Herlina wartawati senior koran SINAR PAGI istri Kepala Biro Bandung Barat, Wahyu kepala Litbang, H.Usep Wawan S.Pd M.M ketua fraksi Gerinda DPRD Kabupaten Sukabumi.

Pada acara tersebut wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan menyampaikan tentang kondisi politik hingga program yang telah berjalan di Pemerintah Daerah Bandung Barat. Banyak program yang telah sukses dilaksanakan baik dengan sumber APBD atau dari non APBD. Semua program dipastikan menyentuh semua lapisan masyarakat, ucapnya kepada wartawan dan pimpinan media dilokasi acara pernikahan.

Lebih lanjut Henky mengungkapkan, sebagai wakil Bupati memang memiliki keterbatasan dalam kewenangan. Saat kemarin pak Bupati ke Mekah, saya sebagai Plt Bupati. Tapi tidak semua ada kewenangan sebagai Bupati melekat pada saya.  Untuk menjalankan semua tugas, kalau ada hal yang kurang dimengerti saya sering konsultasi langsung dengan pak Bupati atau Kemendari. Agar roda pemerintah berjalan sesuai aturan.

Walaupun sebagai wakil Bupati saya tidak memiliki batasan untuk bergerak dan lebih dekat dengan masyarakat. Contohnya hari libur seperti ini banyak undangan masuk, kalau sempat ya, kita hadiri.

Hengky menyakini pemerintah daerah yang maju ialah pemerintah daerah yang mampu membangun seluas-luasnya kerjasama dengan berbagai pihak baik dalam negeri atau luar negeri. Perlu banyak investor yang hadir, perlu peran penguasaha yang banyak dan menyerap aspirasi rakyatnya. Agar kesejahteraan di daerahnya bisa terwujud.

Henky juga berharap semua SKPD di Pemda Bandung Barat dapat melaksanakan semua program dengan dasar membantu rakyat. Bukan membantu pribadi saya. Contoh kalau ada rakyat yang butuh bantuan melalui saya, lalu saya sampaikan ke kepala dinas. Itu bukan membantu saya, itu yang dibantu rakyat.

Informasi yang dihimpun dari interaktif antara pimpinan redaksi dan wakil bupati Bandung Barat. Hengky sebagai wakil bupati telah berusaha untuk melaksanakan tugasnya sebagai Wakil Bupati sesuai amanah rakyat. Dan banyak sumber gagasan yang memajukan daerah telah terwujud. Dengan prinsip Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang harus Pro Rakyat.

(82)