Aparatur Desa Pertanyakan Siltap Yang Belum Juga Dicairkan Pemkab.Purwakarta

Pewarta : Dede M Ramlan

Koran SINAR PAGI, Kab.Purwakarta,- Perangkat/Aparatur Desa di Kabupaten Purwakarta menunggu Honorarium atau Penghasilan Tetap (Siltap) segera dikucurkan Pemkab Purwakarta.

Seperti halnya Perangkat/Aparatur Desa yang ada di Wilayah Kecamatan Wanayasa, diantaranya, Kasipem Desa Legokhuni Kecamatan Wanayasa Dudung Dimyati saat dimintai keterangan, Rabu (14/08/19) menuturkan, Pemkab.Purwakarta berjanji bahwa Siltap akan dicairkan setelah adanya pengajuan proposal dari tiap desa, kemudian tiap bulan sebelum tanggal 10 bisa dicairkan dan honor sudah diterima Perangkat/Aparatur Desa, ujarnya.

Menurut Dudung, pihaknya masih harus menunggu Siltap itu segera cair, karena bulan Agustus ini pun, Pemkab meleset waktu, “Terlebih di moment bulan ini kami akan merayakan Agustusan di tiap wilayah desa masing-masing, oleh karena itu, kami berharap sebelum tanggal 17 Agustus ini Siltap sudah bisa dicairkan,” harapnya.

Kasipem Desa Legokhuni Kecamatan Wanayasa Dudung Dimyati

Masih kata Dudung, semua Perangkat/Aparatur Desa tentu menunggu Siltap segera cair agar dalam kegiatan bulan ini lebih giat dan semangat untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 tahun ini.

“Jadi Pihak Pemkab.Purwakarta dalam menjalankan kebijakan dan sistem keuangan daerah, seharusnya program jangan mengikuti keuangan, tapi, keuangan yang harus mengikuti program, agar program apapun bisa tercover dan tepat sasaran,” tambah Dudung.

Hal yang sama disampaikan Perangkat Desa Pasanggrahan Kecamatan Bojong, “Idealnya Siltap itu memang cair sebelum tanggal 17 Agustus ini, sehingga, kami semangat saat menyambut HUT Kemerdekaan RI,” ungkapnya.

Menurutnya, sebagai wujud rasa senang dan bangga, disuasana Agustusan tentu disetiap wilayah selalu dilaksanakan berbagai kegiatan, baik kesenian maupun perlombaan rakyat dan tepat tanggal 17 Agustus pastinya akan berbondong-bondong melakukan pawai menuju kota kecamatan, “Nah, untuk memperlancar kegiatan tersebut, kami membutuhkan bekal, dan solusinya ya Siltap harus dicairkan,” tandasnya.

(117)