Kapolres OI : Tersangka IB Bukan Pelaku Utama Pembunuhan dan Mutilasi Karoman

Pewarta : Tim

Koran SINAR PAGI Ogan Ilir,- Terkait kasus pembunuhan dan mutilasi dengan korban Karoman, Polres Ogan Ilir akhirnya telah menetapkan 1 (satu) tersangka dengan inisial IB, sememtara 3 (tiga) pelaku lainnya masih dalam pengejaran jajaran Reskrim Polres Ogan Ilir.

Dalam rekonstruksi yang memperagakan 81 adegan, terlihat jelas dan meyakinkan bahwa IB bukanlah pelaku utama, ada 3 pelaku lainnya yang terlibat dalam pembunuhan sadis tersebut.

Menurut Kapolres OI, AKBP Gazali Ahmad didampingi Kasat Reskrim AKP Malik Fahrin, dari gelar rekonstruksi yang dihadiri langsung oleh tim penyidik Polres Ogan Ilir, Kejaksaan dan tersangka didampingi oleh Pengacara/Penasehat Hukum, Herman, Rabu (17/07/19), tersangka IB, benar – benar terlibat dalam pembunuhan terhadap Karoman.

“Rekonstruksi hari ini menggambarkan kejadian yang dialami korban, sehingga kita betul – betul yakin bahwa pelaku berinisial “IB ” ini ikut serta didalam tindak pidana yang dilakukan,” ucapnya.

Disebutkan, dari 81 adegan, mulai dari pertama hingga terahir adegan yang diperagakan langsung oleh pelaku IB tidak ada keraguan bahwa sipelaku melihat, menyaksikan dan mendengar langsung dengan pelaku yang lain kegiatannya.

“Ini juga memberikan kenyakinan kepada penyidik maupun juga Jaksa Penuntut dan Penasehat Hukum tersangka, bahwa kita semua yakin melihat langsung rekonstruksi dan keterangan dari tersangka, tidak ada yang melihat keraguan dari dirinya dalam menjelaskan secara gamblang bahwa betul dia melihat dan menyaksikan kegiatan mutilasi tersebut,” tegasnya.

Kalau melihat dari rekonstruksi yang diperagakan oleh tersangka lanjutnya, tersangka IB kebanyakan melihat dan kemudian memberikan kode kepada pelaku lain pada saat melakukan pembunuhan dengan cara mutilasi dengan berbeda perahu namun jarak yang cukup dekat.

“Artinya peran si tersangka ini mulai dari perencanaan sebelum melakukan kemudian mengawasi bilamana ada orang yang melihat itu akan diberikan tanda oleh pelaku yang kita tahan sekarang ini,” tambah Kapolres.

Sementara untuk penangkapan pelaku utamanya, dia mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar segera tertangkap, “Untuk proses penyidikan sudah kita jalankan, tinggal menambah beberapa keterangan dari saksi ahli hingga bisa terpenuhi 5 (lima) unsur alat bukti, segera kita lakukan penangkapan dan penahanan,” tandasnya.

Diakui Gazali, identitas pelaku lainnya sudah dikantongi, “Dari keterangan tersangka kita hari ini yang cukup kooperatif, tidak ada satupun kalimat maupun perkataan yang terlihat dia mengarang cerita dari awal kita memeriksa hingga rekonstruksi, semuanya sesuai dan tidak ada hal hal yang mungkin dia bohong apapun juga dibawah tekanan penyidik, karena tersangka selalu didampingi oleh Penasehat Hukum, sehingga tidak ada keraguan bagi kita untuk menetapkan yang bersangkutan ikut serta dalam mutilasi ini,” ucapnya lagi.

Dikatakan lagi, kalau didalami memang ada teman dari tersangka ini yang lebih dominan merencanakan dan mengajak teman – temannya untuk melakukan pembunuhan dengan cara mutilasi, ungkap Kapolres.

(509)