transition words for argumentative essay things to write on paper when bored middle school persuasive essay professional resume writing services reviews types of papers to write

Aktifis Desa Hadirkan Bimbingan Belajar On Air Menjangkau Desa

Pewarta: Dwi Arifin

Koran SINAR PAGI (Bandung)-, Pendidikan adalah kalimat yang tak lagi asing di kalangan masyarakat Indonesia, terutama anak-anak bangsa. Pendidikan merupakan kewajiban yang harus dijalani oleh anak-anak bangsa Indonesia, karena pada dasarnya pendidikan sangat diperlukan. Melalui pendidikan, seseorang akan lebih bisa menerapkan pengetahuannya hingga keterampilan ke dalam kehidupan sehari-hari.

Tetapi faktanya, bangsa Indonesia ternyata belum mampu memaksimalkan potensi yang ada, khususnya pendidikan. Di daerah perkotaan cenderung lebih maju daripada di daerah pedesaan. Dengan adanya masalah ini banyak aktifis bergerak untuk memajukan pendidikan di desa.

Diantaranya Dadan Hardiana, sosok pemuda yang aktif mendorong SDM didesa. Dalam wawancara bersama koran SINAR PAGI, Dadan menyampaikan program strategis dalam bidang ekonomi, pertanian dan pendidikan. “kalau membahas sesuatu untuk kemajuan ekonomi desa tidak terlepas dari yang namanya Bumdes. Maka perlu produk bumdes ini dikemas sebaik-baiknya ditingkatkan kualitasnya untuk bersaing hingga mampu ekport. Saya sudah memiliki badan usaha untuk produk gula dari Ciamis untuk legalitas ekport. Dari pengalaman usaha ini, menjadi bekal untuk mengabdi kepada masyarakat desa melalui program pembinaan Bumdes dan menjadi narasumber berbagai acara. Jelasnya pada isi wawancara di Hotel Horison Bandung (29-6-2019)

Selain itu, Dadan juga memiliki program inovasi bimbel on air menjangkau desa. Bentuknya semua siswa di perdesaan bisa mendapatkan bimbingan belajar melalui radio tentang materi mata pelajaran di sekolah. Program ini sudah berjalan melalui radio Kunginan. Dengan program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas SDM di desa. Berbagai komunitas juga berkolaborasi, diantaranya komunitas penulis kreatif.

Lebih lanjut Dadan juga menyampaikan tentang program pertanian di desa berupa pengembangan benih, dan desa wisata. Saat ini ada 20 desa yang menjadi binaannya di wilayah Kabupaten Kuningan. Program yang berjalan saat ini didukung pemerintah provinsi Jawa Barat, kementrian dan kepala desa hingga warga desanya.

(46)