HUT Ke-18 Kota Cimahi, Ajay: “Masih Banyak Yang Harus Di Benahi”

Pewarta: Liputan Khusus

Koran SINAR PAGI, Cimahi,- Sebagai Daerah Otonomi yang telah berusia 18 tahun, pembangunan di Kota Cimahi terus dilakukan untuk meraih cita-cita dan tujuan yang ingin digapai oleh para pendirinya.

Tentu tidak mudah, perlu effort dan komitmen bersama dari seluruh stakeholder. Apalagi tantangan dan persoalan yang dihadapi oleh kota yang lahir dari rahim induknya, Kabupaten Bandung ini, tidak ringan.

Hal itu, diungkapkan Walikota Cimahi Ajay Muhamad Priatna didampingi Wakil Walikota Ngatiyana, pada awak  media Koran SINAR PAGI, usai rapat Paripurna Istimewa Peringatan HUT ke-18 Kota Cimahi di g9edung DPRD Kota Cimahi, Jumat (21/6/2019).

“Mengelola sebuah kota tidak semudah membalikan telapak tangan. Di usia ke-18 tahun sekarang, Kota Cimahi dan masa kepemimpinan kami yang baru 1,8 bulan, harus diakui masih banyak yang perlu dibenahi,” katanya.

Situasi sidan paripurna istimewa HUT kota Cimahi ke-18, di gedung DPRD Cimahi, Jumat (21/06/2019).

Ajay mengemukakan, Kota Cimahi yang beranjak dewasa tentu terus bersolek diri melakukan pembangunan di berbagai bidang. Sebagai sebuah kota yang menjadi penyangga ibu kota provinsi, Kota Cimahi dihadapkan kepada berbagai persoalan yang umum ditemui di wilayah perkotaan. Seperti kemacetan, banjir, infrastruktur, pengangguran, hingga ledakan populasi.

Itu semua menjadi tantangan yang harus dientaskan di dalam kepemimpinannya selama lima tahun. Bersama dengan mitra kerja, SKPD, legislatif, dan dukungan masyarakat, diharapkan ke depan semua persoalan itu bisa teratasi.

Terkait dengan perhatian kepada tokoh sepuh yang berperan dalam pembangunan kota Cimahi, Ajay juga menyampaikan, ucapan terima kasihnya.

“Komunikasi kami selalu jaga dengan baik, di setiap momen penting para tokoh sepuh atau pendiri Cimahi selalu diundang. Karena saya sadari, tidak akan menjadi seperti ini (wali kota) tanpa ada peran dan dukungan perjuangan para tokoh tersebut,” imbuhnya.

Hiburan Kesenian mewarnai rangkaian acara sidang paripurna istimewa  HUT kota Cimahi.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruhzanul Ulum yang hadir dalam HUT ke- 18 Kota Cimahi, meminta kerja sama dan kolaborasi antara pemerintah provinsi dan Pemkot Cimahi terus terbangun demi menuju Jabar Juara.

Dia mengingatkan, bahwa kesejahteraan masyarakat harus terus ditingkatkan sehingga kehadiran pemerintah benar-benar dapat dirasakan.

“Semoga di usianya yang ke-18, masyarakat kota Cimahi semakin merasakan kehadiran pemerintahnya, sesuai dengan cita-cita Jabar Juara lahir dan bathin,” kata Uu.

Pelaksanaan rapat paripurna istimewa peringatan HUT ke-18 Kota Cimahi di gedung DPRD Kota Cimahi, dipimpim langsung oleh Ketua DPRD Kota Cimahi, Achmad Gunawan.

Dia mengapresiasi capaian berbagai prestasi yang diraih Kota Cimahi, terlebih dalam meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK selama enam tahun berturut-turut.

“Mempertahankan prestasi itu tidak mudah, dan dapat terwujud salah satunya karena sinergitas unsur pemerintahan di eksekutif dan legislatif,” tuturnya.

Selain Birokrat, tampak hadir dalam sidang paripurna istimewa, tokoh masyarakat (sesepuh) , Ormas, LSM, Seniman dan elemen masyarakat yang sangat antusias menyambut hari jadi kota Cimahi yang jatuh setiap tanggal 21 Juni. ***

(45)