Kades Merawang Kangkangi UU no 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik

Pewarta : Sermon SKoran SINAR PAGI, Bangka,- Pembangunan Ruang Guru Tk Dusun ll Desa Merawang Diperkirakan hampir 65 persen sudah berjalan, namun papan informasi proyek tidak dipasang demikian hasil pantauan KSP dilapangan Selasa (11/06).

Ketika awak media menanyakan berapa anggaran dan mana papan informasi proyeknya dilokasi tersebut, salah satu diantara pekerja yang mengaku kepala tukang (Ak) mengatakan bahwa baleho ada, dan dia (AK) bergegas memanggil tukangnya sambil menanyakkan baleho tersebut, tak lama kemudian tukangnya pun mengambil dari tempat disimpanya baleho tersebut dan menunjukkan beberapa baleho dalam keadaan Terlipat,ketika ditanya kenapa tidak dipasang ,kepala tukangnya diam seribu bahasa.

AK yang dikonfirmasi media mengatakan bahwa semua Pekerjaan proyek yang ada di Desa Merawang semuanya dia yang mengerjakanya dan sudah berjalan selama lima tahun ”akunya.

Lanjutnya dalam pelaksanaan pembangunan Ruang Guru Tk ini AK dan kawanya sistemnya gaji harian, seperti diuraikan Ak kepada wartawan KSP, AK sebagai kepala tukang gaji Harianya Rp. 200.000., Tukang gajinya Rp. 150.000, dan helper atau kenek Rp. 110.000 perhari , dan dibayar oleh salah satu anak buah kades, imbuhnya.

Pembangunan Ruang Guru ini masih saja sebagian memfungsikan bangunan yang lama, terlihat jelas bangunan lama masih berdiri dan disambungkan dengan bangunan baru, namun demikian dalam pembangunan Ruang Guru Tk Dusun ll Desa Merawang ini menelan Dana Desa tahun anggaran 2019, Sebesar Rp. 57.250.000,(lima puluh tujuh juta dua ratus lima puluh ribu rupiah),

Pekerjaan proyek yang dilaksanakan pemerintah Desa Merawang kecamatan baturusa. Kab Bangka. Tahun anggaran 2019 yang tidak membuat papan informasi proyek antara lain,
Pembangunan Ruang Guru Tk, Pembangunan Lapangan bola, Pembangunan pagar Pkbm dan pembangunan siring Dusun ll Desa Merawang tidak memasang Papan Informasi proyek sesuai hasil investigasi Tim media dilapangan.apa yang harus disembunyikan?

Pekerjaan ini semuanya dikelola dan yang bertanggung jawab Adalah AK (akiong) .sehingga mengundang pertanyaan bagi masyarakat. Hingga berita ini diturunkan awak media masih berupaya konfirmasi ke Kepala Desa Merawang.

(23)