Polres Sumedang Ciduk Pelaku Curas Bermodus Jual Beli Tokek

Pewarta : Jeky

Koran SINAR PAGI, Sumedang,- Tiga orang pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) bermodus jual beli tokek rumahan sepanjang 45 centi meter akhirnya berhasil diciduk oleh Satreskrim Polres Sumedang. Ke tiga orang itu, AR alias H. UJANG, AD alias ASDANG yang ditangkap pada Sabtu (1/6/19) pukul 00.30 wib di depan RM Nasi Padang, Jalan Prabu Geusan Ulun Sumedang Selatan, sedangkan tersangka S alias Gondrong ditangkap di rumah nya di Dusun Nangewer Desa Padasuka Kecamatan Sumedang Utara hasil pengembangan dari tersangka AR dan AD.

Dijelaskan Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo, dalam release nya, jika perbuatan melawan hukum itu berawal dari laporan korban Abdul Malik di Polsek Situraja dan korban atas nama Hari Pranyoto di Polsek Cisarua.

“Peristiwa curas ber modus jual beli tokek rumahan sepanjang 45 cm dengan harga Rp 40 juta diawali melalui penghubung saudari Imas salah satu kelompok pelaku yang kini DPO. Imas sebelumnya mengaku mewakili saudara tersangka H. Ujang, dengan mengatakan tokek yang dimaksud ada dirumah orang tua, bertempat di daerah Kecamatan Situraja”, ujar Hartoyo, saat konferensi pers, Senin, (3/6/19), di Mapolres.

Selanjutnya mereka mengadakan pertemuan, pertemuan disepakati di alun – alun Situraja, selanjutnya disana ditetapkan jika yang berangkat ke rumah orang tua dimaksud hanya H.Ujang (Pelaku) dan saksi korban Abdul Malik dan Herbon.

“Di tengah perjalanan tepatnya di Dusun Mekarwangi Rt.02 Rw.07 Desa Jatimekar Kecamatan Situraja H.Ujang (pelaku) menghentikan kendaraannya dan keluar dari mobil, saat itulah datang dua orang rekan pelaku, S alias Gondrong dan AL alias Lintang (DPO), lalu menyemprotkan spray yang berisi cairan Balsem ke saksi Abdul Malik dan saksi Herbon, dan disaat kejadian tersangka AD alias Asdang mengawasi keadaan sekitar”, jelas Hartoyo.

Akhirnya, kata Hartoyo, para pelaku berhasil menggondol uang korban yang berada di dasbor mobil korban sebesar Rp 48 juta.

Ternyata, ucap Hartoyo, sebelumnya pelaku ini sudah melakukan kejahatan serupa di daerah Cisarua dengan korban Hari Pranyoto dan berhasil menggondol uang korban sebesar Rp 85 juta.

“Dengan modus yang sama, para pelaku berhasil memperdayai korban atas nama Hari Pranyoto, pada 8 April 2019 sekira pukul 19.30 wib di jalan Gunung Merak Dusun Pasir Munding Desa Kebon Kalapa Kecamatan Cisarua, tetapi korban dieksekusi dengan cara di setrum menggunakan alat Taser Gun”, ujar Hartoyo.

Saat ditanya wartawan salah seorang pelaku AR yang mengaku berasal dari Cugenang Cianjur Jawa Barat, mengatakan ia melakukan kejahatan ini baru dua kali,

“Baru dua kali melakukan”, aku AR kepada media.

AR pun mengakui jika untuk meyakinkan korban sebelumnya dikirimnya gambar tokek melalui Whats App kepada korban, ” (Saya) kirim gambar (tokek) nya melalui WA”, ucap nya.

Sejumlah barang bukti pun berhasil diamankan Polres Sumedang, diantaranya air soft gun, uang tunai Rp 1 juta, beberapa kendaraan roda dua, dan satu unit roda empat dan juga beberapa buah handphone, juga spray yang berisi cairan balsem yang dipakai eksekusi kejahatan.

Akibat perbuatanya kini para tersangka AR, AD dan S dijerat pasal 365 ayat (1) dan ayat (2) ke 2 KUH Pidana atau pasal 363 ayat (1) ke 4 KUH Pidana dengan ancaman paling lama 12 tahun hukuman penjara.

(56)