college application help service cover letter writing services help me in evaluation essay topics list writing a critical response

Polres Ciamis Diminta Serius Sikapi Kasus Penangkapan Oknum Wartawan Hingga Akar Permasalahannya

Pewarta : A Y Saputra

Koran SINAR PAGI, Kabupaten Ciamis,- Terkait dengan adanya oknum wartawan yang ditangkap oleh Jajaran Polsek Ciamis, karena melakukan pemerasan terhadap pengusaha kue bolu yang diduga menyalahgunakan peruntukan gas LPG 3 Kg bersubsidi, Agus Pirman, CEO Buletin Indonesia News dan Buletin TV, mengaku merasa prihatin atas kejadian tersebut, pasalnya, dengan kejadian tersebut jelas telah merusak marwah jurnalis.

Agus menilai kejadian ini menjadi bahan introfeksi juga bagi Pemerintah Kabupaten Ciamis, agar benar – benar memantau usaha yang ada di Kabupaten Ciamis, baik dari segi legalitas maupun keamanan barang hasil produksinya.

Menurut agus, dalam Konferensi Pers yang digelar di Mapolres Ciamis, Senin 03 Juni 2019 lalu, sudah jelas bahwa Korban (Pelapor) telah melakukan perbuatan melanggar hukum, karena diduga menggunakan gas LPG 3 Kg bersubsidi untuk menjalankan usahanya, “Nah itupun harus di usut tuntas,” tegasnya.

Mengenai gas LPG ini, lanjunya, beberapa waktu lalu Forum Masyarakat Ciamis melakukan audiensi di Gedung DPRD, “Semakin nyambung bahwa gas LPG 3 Kg merupakan permasalahan di Ciamis, selain harga (HET) Rp.16.000, gas ini juga diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu, jadi, ini bisa menjadi awal bagi kepolisian untuk menyikapinya,” ujarnya, Senin (03/06/19).

Agus berharap Kepolisian juga menyikapi soal perizinan dan produk makanan yang di produksi oleh pelapor, terutama zat yang terkandung didalam makanan tersebut apakah membahayakan konsumen atau tidak.

“Kepolisian bisa menggandeng BPOM untuk mengembangkan kasus ini, karena produk dari Kue Bolu yang di buat oleh pelapor dikonsumsi masyarakat umum, dan jika terdapat pelanggaran, bisa dijerat dengan Undang – Undang Perlindungan Konsumen,” tuturnya.

Menyikapi pemberitaan bahwa korban sebelumnya telah menyerahkan uang kepada para oknum wartawan ini, tambahnya, hal itu secara tidak langsung membuktikan bahwa pelapor menyadari kesalahannya.

“Jelas secara tidak langsung pelapor menyadari kesalahannya, jadi, ke dua belah pihak ini harus disikapi serius oleh pihak kepolisian,” tandasnya.

Agus menilai, permasalah ini pasti di dasari dengan sebab akibat, “Insya Aloh kasus ini akan kami kawal bersama dan kita minta kepada pihak terkait untuk segera menyikapi pengusaha kecil dan menegah terkait izin usaha, penggunaan gas LPG dan ketentuan persyaratan yang lainya,” pungkas Agus.

(29)