Tim Arung Jeram Putri Kab.Sukabumi Juara Dunia WRC 2019 U 23 di Australia

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Avenk/Idhoy

Koran SINAR PAGI, Kabupaten Sukabumi,- tim Junior Rafting dari obyek wisata Arung Jeram Cikidang, Kabupaten Sukabumi, berhas menorehkan prestasi luar biasa, tak tanggung – tanggung, tim yang beranggotakan 8 (delapan) gadis muda ini berhasil meraih predikat Juara Dunia pada World Rafting Championships U 23 tahun 2019 di Australia.

Adapun anggota team Junior Rafting adalah Lisa Natasha (mahasiswa), Andara Risma (SMAN 1 Cikidang), Nina Solihin (mahasiswi), Siti Nuranti (Siswi SMAN 1 Cikidang), Nita Karlina (mahasiswi), Hali Zaura (Siswi SMAN 1 Cikidang) dan Dita Aulia (Siswi SMAN 1 Cikidang) dengan Pembina, Rahmat dan Pelatih Utama, Aceng Supendi.

Diungkapkan, team Junior Rafting ini sudah mulai mengikuti kompetisi ditingkat lokal sejak umur 14 tahun, “Walaupun belum mendapat dukungan dana dari berbagai pihak termasuk pemerintah daerah, untuk berlatih, namun hal itu tidak menyurutkan semangat kami untuk giat berlatih,” ujar salah satu anggota team kepada awak media, disela – sela acara silaturahmi Bupati Sukabumi dengan insan pers, Rabu (29/05/19) di Gedung Pendopo Kab.Sukabumi.

Demikian halnya saat akan mengikuti kompetisi Rafting Internasional di Australia, katanya, tim sempat mengalami kegalauan tentang kepastian mengikuti kejuaraan dunia tersebut, pasalnya tim tidak memiliki dana untuk akomodasi dan pendaftaran sebagai peserta.

“Kami sudah mengajukan donasi kepada instansi dan perusahaan agar bisa mewujudkan impian untuk berprestasi ditingkat dunia, namun belum mendapat support maksimal,” ungkapnya.

Namun di detik2 terakhir waktu pendaftaran, akhirnya pengajuan bantuan yang dilayangkan ke Pemkab.Sukabumi, mendapat respon langsung dari Bupati Sukabumi.

“Terus terang kami sangat terharu, karena di detik – detik terakhir waktu pendaftaran, akhirnya direspon langsung oleh Bupati Sukabumi,” ujarnya terharu.

Disebutkan, team nya iIngin membuktikan kepada para donatur yang telah mensupport bahwa kami bisa, “Tidak hanya bisa meminta donasi, tapi bisa menjadi juara,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Sukabumi menyerahkan uang kadeudeuh dan buket bunga kepada para atlet dan official team, sebagai bentuk pemghargaan atas prestasi yang telah diraihnya ditingkat internasional.

“Walaupun tanpa fasilitas yang mumpuni, namun ternyata tim yang nyaris luput dari perhatian ini mampu berprestasi dengan maksimal ditingkat internasional, tetap lah berjuang untuk menjadi yang terbaik,” tandas Bupati Sukabumi, H.Marwan Hamami.

Pos terkait

banner 468x60