Rafka Butuh Perhatian Pemkab.Garut

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Agus Lukman

Koran SINAR PAGI, Kab.Garut,- Sungguh malang nasib pasien Muhamad A Rafka (3) warga Kampung Cigentur RT 1 RW 5 Desa Sukamaju Kecamatan Kersamanah Kabupaten Garut saat ini tengah terjangkit penyakit Hydrocepalus dan sedang menunggu giliran oprasi di kepalanya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, namun hingga kini belum kunjung tiba dioprasi. Demikian dikatakan Rahmat Munawar didampingi Rika orang tua Rafka.

Dikatakan dengan pekerjaannya yang serabutan dan tak bisa membiayai oprasi, pasalnya pihaknya belum mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah seperti KIS, BPNT maupun PKH.

Meskipun pekerjaannya yang serabutan, Rahmat memaksakan membuat BPJS walaupun sering nunggak ”saya memaksakan bikin BPJS karena ingin anak saya sembuh,” ujarnya, Selasa (21/5/19).

Sementara dari pantauan dilapangan, dihari kebangkitan bangsa, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Kersamanah menyelenggarakan rehabilitas berbasis masyarakat tahap 2 bekerjasama dengan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) yang sumber dananya swadaya masyarakat, dikarenakan menunggu bantuan pemerintah tak kunjung datang.

Belum lagi, ketika tim Germas mendatangi para lansia diserluruh pelosok desa sambil membagikan sembako, ternyata banyak lansia yang terlantar (tidak memililki keluarga) dan sehari-harinya pun dari pemberian tetangga.

Salah satunya warga Kampung Sundulan Desa Kersamanah yang tidak memiliki KK serta menempel KK nya harus pada siapa.

Masih banyak lagi banyak lansia juga dan disabilitas yang perlu bantuan pemerintah karena tugas TKSK hanya mengasasment (pendataan dan observasi), selanjutnya itu tugas dinas kesehatan Garut yang harus menindaklanjuti temuan yang ada di masyarakat.

Pos terkait

banner 468x60