Peningkatan Pelayanan PDAM di Kabupaten Tangerang Banten

Pewarta : Alexander

Koran SINAR PAGI,  Kab. Tangerang,- PDAM Kabupaten Tangerang Cabang  Tigaraksa, Cisoka, Solear. Sumber air dari sungai Cidurian yang mampu menghasilkan dari skala 100 liter perdetik  bahkan  menurut Kepala Cabang PDAM Tigaraksa Sujahtrika Riswara, saat ditemui Koran SINAR PAGI, kapasitasnya akan dinaikan menjadi 200/detik.

Peningkatan kapasitas merupakan rencana yang ditegasksn pada rapat Kepala Cabang beserta staf l yang di hadiri  oleh, Direktur Utama :  Rusdi  Mahmud, Direktur Tehnik : Ida Farida, Direktur Umum : Sopian Safar.

Peningkatan kapasitas tersebut untuk memenuhi 60 % kebutuhsn masyarakat Kab. Tangerang, diantaranya Kecamatsn Cisoka. Tigaraksa dan Solear. Rata-rata meningkat, pada musim kemarau.

Usai rapat Kepala cabang mengontrol ke lokasi sumber mata air sungai Cidurian di Kecamatan Solear.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Cabang menyampaikan permohonsn maaf  kepada masyarakat, kepala Desa, Camat dan Bupati, kemudian untuk wilyah hukum Polda Banten, Polresta Tangerang, Polsek Cisoka, Tigaraksa, Kodim dan Koramil Tigaraksa, atas kegiatsn pennfsluan pipa PDAM di beberapa titik seperti disebutkan diatas

Dan biliau pun menyampaikan maap kepada seluruh lapisan mäsyarakat  Dan kepada  Kepala Desa ,kelurarahan ,Kecamatan , dan Bupati, kemudian untuk wilayah hukum Polda Banten terutama Resort polsek Cisoka, Tigarak Polsek Tigaraksa , Polresta Tangerang ,Koramil, dan Kodim Tigaraksa, Atas pelaksanaan penggalian pipa  PDAM  di beberapa titik di Wilayah Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebit dudah pasti mengganggu ketenangan dan ketertiban lalulintas di jalur umum Propinsi Banten yang menghubungkan beberapa Kabupaten dari Kabupaten Tangerang .Serang dan Lebak. Demikian juga tergsnggunya  kenyamanan  pejalan kaki  depan teras atau halaman rumah.

Di akhir perbincangan dengan KSP, Sujahtrika, mengharapkan pekerjaan PDAM ini, berjalan dengan baik, dari awal pelaksanaan,  pertengahan. hingga selesai dengan lancar, aman damai tanpa hambatan bererati atau kecelakaan apapun yang menimpa para pekerja .khususnya yang di lapangan. “Utamakan keselamatan kerja, perhatikan safety para pekerja, “pungkasnya.

(50)