Peristiwa Heroix Gandir Masal Terjadi Di Kuningan Jawa Barat

Pewarta : Maman K

Koran SINAR PAGI, Kuningan,-  Dalam waktu satu hari tiga orang masyarakat Kabupaten Kuningan mati dengan cara Gandir (gantung diri) peristiwa Gandir meski berbeda Tempat Kejadian perkara (TKP) adalah murni peristiwa tunggal. Sabtu (1/5/19). Gandir pertama Sabtu pagi dilakukan korban Warga Desa Bayuning Kecamatan Kadugede, siang hari terjadi hal serupa yang dilakukan korban warga Desa Cilaja, Kecamatan Kramatmulya, kedua korban Gandir ini ada lah berprofesi yang sama yatu pedagang, selang beberapa jam kemudian di Sabtu petang itupun hal serupa terjadi di Desa/Kecamatan Cibingbin.

Peristiwa Gandir yang dialami korban Nana Suryana (35) warga RT 18/04 Dusun Wage Desa Bayuning, Kecamatan Kadugede Kabupaten Kuningan, Suryana ditemukan oleh ibu kandungnya sekira pukul 07.30 WIB telah tergolek kaku di lantai tanah kandang ayam dengan mengeluarkan darah dari kepolak mata dan dari bagian kepala, korban diduga bunuh diri dengan seutas tali tambang, karena ikatan dari tihang penyangga kandang ayam dengan tingga 2 meter ke leher tidak kuat menahan beban tubuh korban yang beratnya mencapai 87 Kg, tali tersebut putus dan kepala korban terbentur akibat terjatuh.

Menjelang siang hari masih di hari Sabtu, hal serupa aksi Gandirpun dilakukan Endang Koswara (55) warga RT 15/04 Dusun Manis Desa Cilaja, Kecamatan Kramatmulya Kabupaten Kuningan juga ditemukan telah membujur kaku tak bernyawa dengan posisi tergantung seutas tali plastik di tihang penyangga di atap rumah korban sendiri sekira pukul 11.00 WIB.

Aksi korban Gandir Koswara ditemukan pertama oleh Erni (32) yang merupakan anak korban yang tinggal serumah dengan korban serta Ero (43) keponakan korban, ketika itu mereka hendak mengambil papan kayu yang di simpan korban di atas atap rumah korban.

Aksi Gandir yang dilakukan Ruhadi (40) warga RT 02/03 Dusun Pahing, Desa/Kecamatan Cibingbin, korban pertama kali ditemukan oleh Darmo (44) adalah Kaka kandung korban, sepulang dari pelaksanaan Shallat Tarawih di Mesjid sekira pukul 20.00 WIB di sudut ruang makan rumah korban, korban sudah tidak bernyawa. Aksi heroix serupa dengan orang kasus Gandir di atas kondisi leher korban terlilit unteian tali plastik pada kain sarung yang diikatkan kepada siku kayu tihang penyangga atap, saat ditemukan posisi korban duduk terkulai diatas dipan (Ranjang kayu) di rumahnya.

(23)