Wakil Ketua DPRD Medan, “Bongkar Bangunan Bermasalah di Jalan Pukat III Bantan Timur”

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Ester

Koran SINAR PAGI, Kota Medan,- Wakil Ketua DPRD Medan Iswamda Nanda Ramli mengatakan, jika ada bangunan yang menyalah apalagi tidak memiliki Surat Izin Membangun (SIMB) atau ada dugaan sampai membangun di Gang Kebakaran, itu juga harus secepatnya dibongkar. Apalagi Gang Kebakaran merupakan akses untuk mempercepat mengantisipasi kebakaran yang meluas.

Hal ini disampaikannya, Kamis (02/05) usai menghadiri acara Pelatihan Peningkatan Produktifitas dalam meningkatkan Perekonomian kota Medan yang dilaksanakan dihotel Madan Medan oleh Lembaga Kajian Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan (LKPMP).

Dikatakannya, kepada warga yang merasa keberatan segera layangkan surat, agar kita panggil warga yang berani membangun tanpa SIMB apalagi ada dugaan menambah bangunan di Gang Kebakaran.

“Mohon segera kirim secepatnya suratnya” pinta Iswamda Nanda Ramli Anggota DPRD Medan dari Fraksi Golkar.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Medan Abdul Rani mengatakan, seharusnya Kasi Trantib dari tingkat kelurahan, kecamatan dan Kota Medan membongkar bangunan yang tak punya SIMB, terlebih, ada dugaan bangunan di Gang Kebakaran diJalan Pukat III diKelurahan Bantan Timur Kecamatan Medan Tembung.

Menurutnya, Kasi Trantib dikelurahan juga semestinya harus tegas melaporkan permasalahan yang menimpa warga, karena sudah jelas tidak punya SIMB, “Jangan sampai ada dugaan lain terhadap oknum Trantib dari tingkat kelurahan, kecamatan dan Kota Medan” terangnya Abdul Rani dari Fraksi PPP DPRD Medan.

Sebelumnya, Muara Dongoran Lurah Bantan Timur mengatakan, sudah memanggil Edi Pemilik rumah Jalan Pukat II No. 28-B terkait pembangunan diduga Gang Kebakaran sekaligus mempertanyakan SIMB, ketika mendirikan bangunan tersebut, Senin (29/04) saat ditemui dikantor Lurah Jalan Pukat III Medan.

Diceritakannya, bahwa bangunan yang dibangun itu adalah miliknya dan bukan Gang Kebakaran. Walaupun begitu, saat ditanya mana bukti sertifikatnya, belum bisa diperlihatkan.

“Saya hanya sebagai pamong, yang bisa membongkar itu semua adalah perintah Walikota ke Dinas terkait,” ujarnya.

Menurutnya, ada tidaknya Gang Kebakaran yang bisa tembus antara Pukat II ke jalan Pukat III, dia mengaku tidak tahu, tapi tambahnya, walaupun begitu, nanti akan pihaknya akan meminta penjelasan warga.

Dijelaskannya, David salah seorang warga Jalan Pukat III yang keberatan dengan adanya bangunan milik Edi sudah datang kekantor Lurah juga.

Diceritakannya, David menjelaskan beberapa keberatan dengan adanya bangunan Milik Edi dan mempertanyakan ada tidak SIMB nya, apalagi bagunan itu pas sekali dibelakang rumahnya, selain abunya masuk kerumah sampai keruang makan, kalau hujan turun berdampak masuk kerumah.

Selanjutnya, ujar Lurah terkait Ada tidaknya Gang Kebakaran diareal antara Jalan Pukat II dan Jalan Pukat III akan kita minta warga sekitar daerah tersebut.

“Kalau masalah SIMBnya Edi itu dipastikan tak ada, dan bisa David laporkan kepihak terkait. Karena yang berhak membongkar adalah Dinas terkait” terangnya.

Pos terkait

banner 468x60