Jabar Kondusif Pasca Pilpres, Forum Ormas / Lsm Se Jabar Gelar Silahturahmi

Pewarta: Dwi Arifin S.Pd

Koran SINAR PAGI (Bandung) –,  Aliansi Ormas / Lsm se Jawa Barat (JABAR) melakukan kegiatatan pertemuan di Hotel Grand Asrilia Jln Pelajar Pejuang 45 no 133 Lengkong Kota Bandung.

Acara yang di gagas oleh Ketua Umum Forum Ormas, LSM/Komunitas se Jabar Hendra Mulyana.SH, dengan tema Focus Group Discussion (FGD) dan silaturahmi forum Ormas/Lsm se Jabar ini, dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat M. Ridwan Kamil. Pangdam lll siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono bersama Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si. dan seluruh Ketua Ormas/Lsm Jabar.

Diantaranya ormas Pemuda Pancasila, Ormas Manggala Garuda Putih, Ormas Gibas, Lsm Korek, Lsm Basmi dll.

Dalam kata sambutannya Ketua Forum Ormas/Lsm se Jabar, Hendra Mulyana. SH mengatakan, diadakannya forum silaturahmi, konsolidasi dan sinergi antara ormas Lsm se Jabar untuk dapat kembali merajut kebersamaan antar sesama. Mengingat perhelatan pemilihan umum secara serentak (Pilpres/Pileg) yang baru saja dilaksanakan, untuk itu masyarakat dianggap perlu untuk meningkatkan partisipasi dan kemampuan bertindak saling merangkul untuk mengubah iklim politik menjadi lebih sehat, sejuk, damai dan aman. Sabtu (27/4).

Lanjut Hendra, subtansi dan format acara yang telah disusun, menyajikan forum rublik berisi kebersamaan dalam menyongsong persatuan dan kesatuan demi ketertiban dan keamanan dan pengucapan ikrar para Ormas/Lsm.

“Pesan tujuan dari forum silaturahmi ini, adalah sebagai sarana komunikasi, memilihara keharmonisan dan meningkatkan kerja sama sinergi antara TNI POLRI Pemerintah Daerah Jawa Barat, serta Ormas, Lsm, Tokoh elemen masyarakat lainnya, “tandasnya.

Disisi lain, Dewan suro Lsm Korek Toto Sulaeman, menyampaikan pesan positif “amat terasa dalam forum silaturahmi tersebut, inilah keteladanan para pemimpin kepala daerah Jabar, yang patut kita syukuri, dapat menyatukan seluruh elemen dan sinergi masyarakat jawa barat,tanpa memandang suku, agama, ras, golongan dan latar belakang”

Kemudian merangkul semua warga masyarakatnya demi bangsa dan negara NKRI, Pancasila dan UUD 45, merah putih, demi tercipanya Jabar yang kondusip.

Toto pun berharap, “bangsa ini membutuhkan ketenangan, keteduhan, kesejukan, agar bangsa Indonesia secara keseluruhan, terhindar dari tekanan tekanan ekonomi yang tidak mudah. Untuk itu konsentrasi antar elemen harus di pertahankan,jangan sampai disusupi, di manfaatkan oleh kelompok kelompok anti demokrasi, yang tidak ingin demokrasi di Indonesia menjadi tidak matang, khususnya di wilayah Jabar. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat harus memiliki orientasi nilai nilai yang sama bagi kebaikan bangsa dan negara,agar tidak terjadi gesekan dan benturan antar sesama, “paparnya.

(38)