BP2RD Bangka Bangun Fasilitas Untuk PBB.

Pewarta : Imam K

Koran SINAR PAGI, Bangka,- Dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat Badan Pengelolaan Pajak dan Retrebusi Daerah (BP2RD) Pemkab Bangka membangun satu ruangan khusus untuk melayani masyarakat dalam membayaran PBB. demikian dikatakan Darius kepala dinas BP2RD Pemkab Bangka yang didampingi sekretaris BP2RD Rozali dan kasie Pajak Bumi dan Bangunan Adrianto kepada KSP diruang kerja, Senin (29/4)

Menurut Darius hal itu
lakukan karenan kita berupaya dan berusaha untuk meningkatkan pelayanan sehingga masyarakat mendapat pelayanan yang nyaman,lancar dan mudah dalam melaksanakan kewajiban membayar PBB.

” Jadi tahun 2019 ini Pemkab Bangka sepakat dan sudah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan atau tempat pembayaran pajak tersebut.”jelas Kepala Dinas Badan Pengelola Pajak dan Retrebusi Daerah, Pemkab Bangka Darius.

Diakui Darius sebenarnya tahun-tahun sebelumnya kita sudah mempunyai tempat yang posisinya ada di bagian belakang kantor ini karena jujur saja dinas ini baru berjalan lebih kurang 2(dua) tahun ini jadi kita harus belajar dan membaca kondisinya.

Ditambahkannya, program ini baru bisa terealisasi tahun 2019 ini di karena beberapa faktor dianataranya alokasi anggaran baru bisa terbagi tahun ini mungkin,padahal fasilitas sudah ada namun perlu di perbagus dan di tingkatkan lagi.

Ketika disinggung berapa target penerimaan dari PBB ini dengan gamblang dan jelas Darius menegaskan bahwa target kita tahun 2019 adalah 7 Milyar dan mudah-mudahan bisa dicapai, sebab di tahun 2018 target kita sama yakni 7 milyar juga dan alhamdulillan penerimaan dari sektor PBB ini mencapai 60-70 persen ungkap Darius.

Yang jelas ada beberapa kebijakan bisa mendorong dan memotivasi masyarakat untuk membayar pajak, denda-denda pajak yang lama kita hapuskan, sehingga masyarakat tidak diberatkan lagi. terang Darius.

Darius membantah kalau dikatakan tidak ada kenaikan, sebab tahun 2018 lalu target kita 7 M sementara tahun 2017 lalu hanya 6 M, artinya targetkan kita naik donk dan tahun 2019 ini belum bergeser masih berkisar 7 M.

Bahkan kata Darius dari target 7 M pada tahun 2018 lalu bisa di capai penerimaan PBB berkisar 70 sampai dengan 80 persen.

Darius mengatakan kita belum bisa menargetkan lebih karena di kuatirkan tidak tercapai sehingga akan mengganggu anggaran belanja jadi harus diperhitungkan secara cermat,”pungkasnya

(21)