Di Sumedang Segera Di Buka D3 Farmasi

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Jeky

Koran SINAR PAGI, Sumedang,- Kepala SMK Kesehatan Sumedang Dewi Sugiharti, MM menjelaskan jika di Bulan Juli tahun 2019 ini akan segera dibuka D3 Farmasi berlokasi di Lingkungan Lebak Huni Desa Margalaksana Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang Jawa Barat.

Dikatakan Dewi kepada koransinarpagijuara.com diruang kerjanya, Jum’at (05/04/19), hal itu untuk mengcover para siswa lulusan SMK Kesehatan yang ingin melanjutkan ke jenjang perkuliahan.

“Ada sekitar 200 siswa di Kabuputen Sumedang lulusan SMK dari Jatinangor, Tanjungsari, Sumedang dan Jatinunggal, dari jumlah itu ada yang kerja atau belum, juga diantaranya pasti ada yang ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi”, ujarnya.

Dijelaskan Dewi lagi ijin pengelolaan perkuliahan D 3 Farmasi itu dibawah naungan Yayasan Andi Kusumaningrum yang dipimpin oleh Bapak Pepen tinggal di Bandung, juga merupakan salah satu keluarga turunan pangeran Sumedang. Sementara untuk pembina akademiknya dibina oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.

Terkait bangunan, Dewi mengutarakan baru tersedia dua bangunan.

“Bangunan yang sudah siap kini baru ada 2 (dua), akan dipergunakan untuk perkuliahan dan laboratorium, sementara luas tanah masih tersisa banyak karena luas tanah semuanya tersedia 5.000 meter persegi”, terangnya.

Dan kenapa akan dibuka bulan Juli karena kini sedang mempersiapkan bangunan untuk dosen, ungkap Dewi lagi.

Sementara untuk perijinannya, jelas Dewi, menurutnya sudah lengkap, “Ijin dari Dikti dan Kopertis sudah ada termasuk tenaga para dosen nya, dan dosen – dosen itu sudah berpengalaman semua, karena ada yang dari UI, Triksakti dan Uniga Garut”, tegasnya.

Untuk pembukaan tahun ini, ujar Dewi, akan diawali di bulan Juli 2019 ini, dengan jumlah siswa awal diterima sebanyak 40 siswa,

“Kedepan nanti penerimaan siswa bisa bertambah, disesuaikan dengan perkembangan karena selain jurusan Farmasi, juga dibuka jurusan Rekam Medic dan analisis kesehatan”, terangnya.

“Kini RS Pakuwon pun sudah menanti pembukan sekolah tersebut sebab dr.Nurony sudah memintanya untuk segera buka”, pungkas Dewi.

Pos terkait

banner 468x60