Polres Garut Selidiki Dugaan Tipikor Bantuan Ternak Sapi TA 2015

  • Whatsapp
banner 468x60

Foto Ilustrasi

Pewarta : Fitri

Koran SINAR PAGI, Kab.Garut,- Polres Garut saat ini tengah menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi pengadaan ternak sapi yang anggarannya bersumber dari APBD Tahun 2015.

“Masih penyelidikan,” Singkat Kanit II Polres Garut, Iptu Solah Parwani, melalui pesan Whatsapp, Rabu (27/03/19).

Koordinator Koalisi Masyarakat Bersatu (KMB), Kabupaten Garut, Abu Musa Hanif

Sementara Koordinator Koalisi Masyarakat Bersatu (KMB), Kabupaten Garut, Abu Musa Hanif mengapresiasi upaya Polres Garut memberantas tindak pidana korupsi yang terjadi di Kabupaten Garut.

“Kami sangat mendukung langkah Polri untuk memberantas korupsi di Kabupaten Garut,” ujar Koordinator KMB, Abu Musa Hanif, Rabu (27/03/2019).

Dikatakan Abu, kasus dugaan korupsi pengadaan ternak sapi memang sudah menggelinding sejak lama, yang mana terdapat kelompok penerima fiktif.

“Kami akan mengawal penanganan kasus dugaan korupsi yang saat ini ditangani Polres Garut dan Kejaksaan Negeri Garut,” ucapnya.

Abu menuturkan, pihaknya sudah melakukan pemantauan ke beberapa daerah yang menjadi penerima bantuan sapi, namun, selain kelompoknya fiktif, sapi bantuan pun tidak ada.

“Jelas dugaan tersebut menguatkan terjadinya korupsi,” tegasnya.

Abu mengaku, pada program bantuan ternak sapi pada tahun 2015, terdapat aspirasi dari Anggota DPRD Garut yang mengakomodir ajuan dari kelompok, misalnya, di Kecamatan Sukawening, Wanaraja, Sucinaraja, Cikelet dan Cisompet.

“Harus sampai tuntas pengusutannya jangan sampai mandeg ditengah jalan,” katanya.

Kasus bantuan ternak sapi tahun anggaran 2015 sebesar Rp.17 M agar ada kejelasan pelaku korupsi hingga ada kejelasan dan pelakunya diadili, termasuk keterlibatan pimpinan dan anggota DPRD, pungkasnya.

Pos terkait

banner 468x60