Revitalisasi Pasar Inderalaya Menuai Kecaman

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : adi/fitry

Koran SINAR PAGI, OGAN ILIR-Revitalisasi pasar Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir menuai kecaman dan kekecewaan dari berbagai kalangan.

Karena hasil pengerjaannya dinilai asal jadi dan kurang memuaskan.

Revitalisasi yang menelan waktu sudah lebih dari satu tahun itu justru mendapat keluhan yang luar biasa terutama dari kalangan pedagang sendiri.

Mukri, dan beberapa pedagang lainnya kepada media ini, Seni (18/03) mengaku sangat kecewa atas renovasi yang ada.

Menurutnya hasil renovasi justru kondisi pasar lebih baik dan bagus sebelum direnovasi.

Ketika direnovasi malah kondisi pasar bukannya bertambah bagus malah semakin rusak dan amburadul.

Plafon kios bocor, pengerjaan cat tidak rapi, keramik lantai tidak dibongkar lagi lagsung ditimpah begitu saja dengan keramik yang lama.

Belum lagi, kerusakan kios yang tidak diperbaiki dengan dalih bahwa kerusakan kios adalah tanggungjawab pedagang bukan pemerintah.

“Selain itu, para pedagang harus kembali mengeluarkan sejumlah uang untuk bisa kembali menempati lapaknya.

“Kami ni rakyat kecil, tidak mungkin bisa menang melawan pemerintah, ujung-ujungnya kami yang jadi salah”, ujar pedagang kecewa.

Padahal dana yang digelontorkan untuk proyek revitalisasi pasar itu mencapai Belasan Milyar rupiah dibawah naungan dinas perumahan dan pemukiman Kab.Ogan Ilir.

Yang menjadi pertanyaan semua kalangan dan kita semua, mengapa proyek dengan dana yang cukup pantastis itu justru tidak sesui harapan bersama.

Mengapa pemerintah dan dinas terkait seolah-olah menutup mata dan lebih memilih diam atas persoalan yang terjadi.

“Entahlah bingung, siapa yang harus disalahkan, pemerintah atau pemborongnya”, tanya pedagang serius.

Dari hasil pantauan media ini di lapangan, Senin (18/03) memang kondisi pasar yang ada tampak semeraut, sisa-sisa bekas pengerjaan revitalisasi tampak berhamburan.

Begitu juga dengan pengecatan pasar yang tampak asal poles sehingga tidak asri dipandang mata.

Hingga berita diturunkan Kepala Dinas Perkim Kab.Ogan Ilir, Yulius, belum berhasil dikonfirmasi.

Pos terkait

banner 468x60