Kodiklatal Lantik Sebanyak 900 Siswa Strata Bintara Dan Tamtama

Pewarta : Usep Jamaludin

Koran SINAR PAGI, Sidoarjo,- Komando Pembinaan Doktrin dan lembaga pendidikan terbesar TNI Angkatan Laut kembali meluluskan 900 prajurit stara Bintara dan Tamtama dalam Dua program pendidikan, Rabu (14/03)

Seperti dituturkan Letkol Laut, Agus kepada koransinarpagijuara.com melalui releasenya, Adapun penutupan pendidikan sekaligus pelantikan pangkat baru tersebut dipimpin langsung komandan Kodiklatal Laksda TNI Dedy Yulianto yang dilaksanakan di lapangan Candradimuka Satria pusat pelatihan pendidikan dasar kemiliteran Puslatdiksarmil Kodiklatal yang beralamat di Juanda Sidoarjo.

“Kedua program pendidikan yang telah menyelesaikan pendidikan di Puslatdiksarmil tersebut adalah pendidikan utama Bintara (dikmaba) TNI Angkatan Laut angkatan ke 38 gelombang kedua yang meluluskan 250 prajurit dan pendidikan pertama tamtama (dikmata) TNI Angkatan Laut ke 38 gelombang 2 yang meluluskan 650 prajurit,” ujarnya.

Menurut dia, acara tersebut dihadiri oleh para pejabat utama kodiklatal diantaranya Wadan kodiklatal Laksma TNI Sugeng Ing Kaweruh, para Direktur Kodiklatal, Inspektur Kodiklatal, para Komandan Kodik, para komandan Pasmar 2 Surabaya serta perwira perwakilan dari Puspenerbal dan Dispsial.

Ia manyatakan, Komandan Kodiklatal Laksda TNI, Dedy Yulianto dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan para siswa dalam menyelesaikan pendidikan dasar keprajuritan dan dasar golongan di Puslatdiksarmil selama 5 bulan sehingga pada hari ini secara resmi para siswa berhak mengikuti pelantikan sekaligus penyumpahan bintara dan tamtama TNI angkatan laut dengan pangkat Sersan Dua dan prajurit Dua TNI Angkatan Laut.

Disampaikan Agus, Dandiklatal berharap, para siswa yang semula berasal dari masyarakat sipil menjadi TNI Angkatan Laut yang berkarakter militer seutuhnya yaitu memiliki kesemaptaan jasmani yang prima kejuangan yang andal serta kemampuan akademis bidang kemiliteran yang memadai untuk mengubah pola pikir pola sikap dan pola tindak yang berasal dari masyarakat umum serta siap dikembangkan dalam pendidikan tahap dasar golongan lanjutan di Pusdik-pusdik terkait sesuai korps masing masing.

Adapun yang dimaksud perubahan tersebut adalah perubahan pola pikir yaitu setelah mengikuti pendidikan ini para siswa harus memiliki fisik dan pandangan jauh kedepan dilandasi oleh kualitas intelektual dan kemampuan profesi yang andal penguasaan iptek secara umum maupun di bidang profesionalisme kehangatanlautan dalam segala aspek dan aplikasinya.

“Perubahan lainnya adalah pola pikir yakni mampu mencerminkan perilaku keteladanan ditopang oleh kualitas moral kualitas keimanan dan ketakwaan yang tinggi sehingga mampu menjauhi tindakan tindakan yang kurang terpuji serta mendahulukan dinas di atas kepentingan lainnya,” tambahnya.

Perubahan pola tindak, lanjut dia yakni harus merefleksikan integritas pribadi yang bulat dan utuh dilandasi oleh kejuangan serta naluri tempur yang tinggi sehingga mampu mengambil keputusan yang tepat dan cermat pada saat-saat kritis dan berani mempertanggungjawabkan setiap keputusan yang diambil, tegasnya.

(31)