Ketua MKKS: “Fenomena Siswa Demo, Harus Dicegah”

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta: Dwi Arifin S.Pd

Koran SINAR PAGI (Kabupaten Bandung)-, SMKN 2 Baleendah merupakan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri yang sangat populer di sekitar Kabupaten Bandung, karena SMK ini dikenal dengan kualitas pendidikan yang baik dan kedisiplinan yang tinggi.

Ketua MKKS SMKN/S Kabupaten Bandung, H Asep Syamsudin Hermawan, yang menjabat Kepala SMKN 2 Baleendah menanggapi tentang fenomena siswa demo kepada pihak sekolah. Menurutnya pada dasarnya siswa mampu bergerak liar dan demo kepada pihak sekolah. Karena adanya pihak ke 3 yang mendorong dengan memprofokasinya. Dan mereka berani karena didukung siswa lain. Jelasnya kepada wartawan di kantornya belum lama ini.

Mereka masih labil, sehingga mudah terpengaruhi. Jangan sampai ada demo yang didasari pembiayaan sekolah. Karena orang tua harus tau, kalau sekolah masih banyak kekurangan dana untuk kegiatan belajar mengajar. Pemerintah belum mampu untuk membiayai program sekolah seutuhnya.

Perlu dicatat dan pihami, bahwa tugas siswa itu bukan mengorek-ngorek tentang kebijakan sekolah. Karena hal itu sudah ada keputusan bersama orang tua mereka. Tugas siswa itu belajar, belajar dan belajar untuk masa depannya.

H. Asep Syamsudin berupaya memperkuat peran wali kelas dan membangun keharmonisan dengan orang tua murid karena itu merupakan pondasi utama agar pendidikan berjalan kondusif. Wali kelas itu harus menjadi tempat ternyaman bagi murid dan orang tuanya untuk curhat tentang setiap masalah yang berhubungan dengan pendidikan dan masa depan siswa.

“Kalau ada siswa yang kritis terhadap kebijakan sekolah. Wali kelaslah yang diharapkan meredam dan mengarahkan agar tidak salah arah”

Pos terkait

banner 468x60