Sumber Mata Air Sirah Cipelang Dan Kisah Kesaktian Uyut Aksan

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Jeky

Koran SINAR PAGI, Sumedang,- Banyak tempat unik dan menarik di wilayah Kabupaten Sumedang Jawa Barat, salah satunya sumber mata air “sirah” Cipelang di Desa Cipamekar Kecamatan Conggeang Kabupaten Sumedang Jawa Barat.

Dikisahkan, Ai Siti Maryam (31) dan Zaenal Abidin alias Ki Kobra Wulung (59) kuncen di sirah cai itu juga warga Dusun Sirah Cipelang, awal mulanya ditemukanya berawal dari kisah Uyut Aksan yang jatuh di Puncak Gunung Tampomas langsung ke tengah kawah gunung saat mengambil sarang burung walet.

Pasalnya tali alat manjat pohon dan juga pengikat badanya, tiba – tiba ditebas golok, oleh “maru” (Basa Sunda) atau mantan suami istrinya.

Namun anehnya Uyut Aksan itu tetap masih hidup, walaupun sudah.40 hari lamanya ia tenggelam di air kawah puncak Gunung Tampomas”, ujar Ai, kepada koransinarpagijuara.com, Selasa (05/03/19).

Kemudian, kata Ai, setelah dicari – cari oleh keluarganya di kawah itu tetap tidak ketemu.

Namun, imbuh Ki Kobra setelah selama 40 hari di cari – cari dipuncak gunung itu, tiba – tiba Uyut Aksan ditemukan oleh warga di sirah cai Cipelang.

“Saat ditemukan oleh warga, Uyut Aksan sungguh menggemparkan warga, karena ia dianggap hantu sebab badanya sudah putih sekali dengan kondisi sedang duduk diatas batu”, ungkap Ki Kobra Wulung.

Maka, kata dia lagi, sejak saat itulah sirah cai Cipelang dikenal warga.

“Saat dituding hantu, Uyut Aksan sempat bilang, ieu mah aing lain jurig, buru bawakeun baju”, imbuh Ki Kobra Wulung, menirukan.

Dari kisah Eyang Aksan, menurut Ki Kobra ia dapat dari Bah Ewos yang merupakan gurunya sekaligus kuncen di sirah cai itu.

“Bah Ewos, merupakan guru saya, dan dulunya ia juga kuncen di sirah cai ini, kini ia sudah meninggal”, ujar Ki Kobra.

Makam Uyut Aksan berada di dekat sirah cai, “Makam Uyut Aksan dan Bah Ewos, ada di Pasir Cayut sekitar 500 meter dari sirah cai arah ke Utara”, terang Ki Kobra Wungu kuncen sirah cai Cipelang kini.

“Uyut Aksan termasuk orang sakti, karena saat turun dari puncak Gunung Tampomas, ia menyusuri mengikuti arah cai dengan mengikuti kunang – kunang, dan kepala sapu padi hitam yang megalir hingga muncul di sirah cai Cipelang kini”, pungkas Ki Kobra Wulung.

Pos terkait

banner 468x60