Agenda Tahunan PHRI dan BPPD Berjalan Sukses

Pewarta : RS

Koran SINAR PAGI, Kota Bogor,- Agenda tahunan bertajuk Kopdar Insan Perhotelan yang digelar PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) dan BPPD (Badan Promosi Pariwisata Daerah) menjadi agenda sukses yang sudah dilakukan 2 kali di masa terpilihnya Dr. Yuna Beta Lihai sebagai ketua BPPD.

Acara yang turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor Shahlan Rasyidi dan asosiasi profesi yang berdasarkan keanggotaan ada 71 hotel dan ditambah beberapa asosiasi profesi yang juga dari hotel di Kabupaten Bogor ini diselenggarakan di Hotel Aston Kota Bogor, Sabtu (02/03/19).

Ketua PHRI yang juga ketua BPPD Kota Bogor Dr. Yuna Beta Lihai usai acara menyampaikan, bahwa acara ini merupakan agenda tahunan, yang setiap setahun sekali dilaksanakan.

“Agenda ini setiap tahun kita bikin untuk ajang kumpul insan perhotelan dan keluar dari aktivitas biasanya yang bertujuan untuk sharing pada masalah-masalah yang ada”, ungkapnya.

Yuna juga menjelaskan bahwa acara ini sangat santai dan tidak ada materi atau pembahasan khusus, apalagi terkait dengan tahun politik. Dia menegaskan pula bahwa politik tidak ada kaitannya dengan bisnis kita, itu hanya asumsi yang justru bisa menganggu pemikiran kita.

Saat ditemui ditempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor Shahlan Rasyidi, juga turut mengapresiasi acara ini.

“Ini kopdar kedua, salah satu kegiatan yang rutin dilakukan oleh PHRI yang baru. Kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan untuk pelaku pariwisata agar terjalin kebersamaan dan bersinergi dibawah naungan rumah besar pariwisata yaitu PHRI dan BPPD”, tutur Shahlan.

Dikatakan Shahlan, dalam acara ini juga banyak asosiasi profesi insan perhotelan yang sangat berkontribusi untuk Kota Bogor khususnya dalam PAD Kota Bogor sendiri, seperti ICA (Indonesian Chef Association), Bogor Food and Beverage Association.

“Untuk kedepannyapun akan ada rencana untuk agenda perlombaan sepeda khususnya pecinta sepeda gunung, fotografi, dan masak nasi goreng sebanyak 6 ton”, ujarnya.

Ia berharap, agenda seperti ini akan terus ditingkatkan setiap tahunnya untuk memajukan dan meningkatkan SDM dan PAD Kota Bogor.

(19)