Seksi Penyusunan Laporan Logistik Bencana Kementerian Sosial RI Laksanakan Baksos

Pewarta : Abd.Rahmansyam

Koran SINAR PAGI, Jeneponto,- Kepala Seksi Penyusunan Laporan Logistik Bencana Kementerian Sosial Republik Indonesia Jhoni Pasomba laksanakan Bakti Sosial, didampingi oleh Kabid Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Provinsi sulawesi selatan Muh.Saleh, Kabid Pemberdayaan Sosial Dinsos Jeneponto Haeruddin Limpo, Kasi Kebencanaan dan kelembagaan Dinsos Jeneponto Mustari Bali, bersama Tagana, TKSK, PKH, Karang Taruna PSM,dan TNI dilokasi Bencana Banjir, Desa Sapanang Dusun Bonto ulu dan dan Dusun Sapiri kecamatan Binamu kab Jeneponto siang tadi Rabu (30/01/19).

Jhoni Pasomba Kasi Penyusunan Laporan Logistik Bencana Kemensos RI (Baju Coklat)

Jhoni Pasomba kepada awak media mengatakan, biasanya paska bencana masyarakat yang terdampak Banjir sudah pasti ada muncul penyakit, biasanya adalah penyakit gatal – gatal, demam Berdarah, Muntaber dan jenis penyakit lainnya, karena itu semua SKPD, Dinas Kesehatan, PU secara bersama sama harus melakukan penanganan secara insentif, khususnya pembersihan lingkungan keluarga dan pemukiman.

“Kami dari Kementerian Sosial dengan anggaran terbatas berupaya memberikan bantuan tanggap darurat berupa makanan siap saji terdari dari paket A,B,C,dan D serta bantuan peralatan keluarga berupa Kit Ware dan Famili Kit serta selimut,” ucapnya.

Selain itu, ada bantuan peralatan evakuasi dalam bentuk barang berupa Tenda Gulung 30 lembar, matras 300 lembar,Kasur 20 buah, tenda serbaguna keluarga 2018 satu unit serta perahu karet satu buah (Asset), yang hanya diperuntukkan kepada Taruna Siaga Bencana (Tagana) jeneponto.

Dikatakan Jhoni, masyarakat dilokasi korban bencana perlu pemberdayaan, pemenuhan kebutuhan pokok yang mendasar seperti bantuan rumah bagi masyarakat yang kehilangan rumahnya , bantuan perbaikan rumah bagi yang mengalami kerusakan berat dan ringan.

Akan tetapi itu semua sangat tergantung dari hasil pendataan secara riil yang sudah diklarifikasi oleh pihak Dinas Sosial Kabupaten Jeneponto dan dilaporkan ke Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan dengan klarifikasi tadi, itulah yang diusulkan oleh Dinas Sosial Provinsi ke Kementerian Soaial Republik Indonesia untuk ditindak lanjuti.

“Saya berharap kepada Pemerintah Deerah Kabupaten Jeneponto harus jeli serta memperhatikan masyarakat yang kehilangan rumahnya, rusak berat dan rusak ringan dengan melibatkan semua potensi SKPD nya karena keterbatasan sumberdaya dinas sosial,” ungkapnya.

(14)