Untuk Sosialisasi Pemilu, KPU Kota Cimahi Buka Pendaftaran Relawan Demokrasi

Pewarta :  Pian/Red.

Koran SINAR PAGI, Cimahi,- Penurunan angka tingkat partisipasi masyarakat dalam Pemilu dan Pilkada secara Nasional dalam empat periode terakhir, menjadi salah satu faktor pemikiran Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk melakukan Evaluasi dalam rangka mensukseskan Pemilu tahun 2019.

Menurut data statistik nasional, angka prosentase pemilukada tahun 1999 (92%), tahun 2004 (84%), tahun 2009 (71%) dan tahun 2014 (73%), terus mengalami penurunan yang cukup signifikan, sehingga dapat menggangu stabilitas demokrasi.

Menanggapi hal itu, Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat  dan SDM KPU Kota Cimahi, Drs. H. Abidin mengatakan, banyak faktor yang menjadikan partisipasi dalam Pemilukada mengalami penurunan.

“Saat ini masyarakat jenuh dengan tingkat penyelenggara pemilu yang tinggi, seperti adanya paham keagamaan anti demokrasi, ketidakpuasan atas politik yang tidak memberikan perbaikan hidup, sehingga otomatis kesadaran masyarakat dalam berdemokrasi menurun,” paparnya.

Dengan program relawan demokrasi untuk KPU, menurutnya, sangat tepat. Selain sosialisasi tentang pemilu juga meningkatkan kualitas pemilu serta literasi politik.

“Saat ini kita membutuhkan 55 tenaga relawan untuk dijadikan Mitra KPU dalam menjalankan agenda sosialisasi dan pendidikan pemilih,  bagi mereka yang diterima tentu diberikan fasilitas seperti seragam, topi bahkan honor yang sudah dianggarkan sampai tiga bulan kedepan,” pungkas Abidin pada Koran SINARPAGI, Jum’at (11/01/19) di kantor KPU Kota Cimahi.

Adapun persyaratan, secara teknis dan mekanisme penerimaan calon relawan demokrasi, Dia menjelaskan, untuk peserta dipersilahkan datang langsung ke KPU Cimahi atau membuka website yang ada.

“Silahkan lihat saja, kita sudah pasang beberapa brosur di setiap  kecamatan dan kelurahan di seluruh kota Cimahi, karena ini sifatnya terbuka untuk umum,  untuk lebih jelas datang saja ke kantor,” tandasnya. ***

(56)