KMB Laporkan Bupati Dan Kadis PUPR Garut, Uu Saepudin : No Coment

Foto : Kadis PUPR Kabupaten Garut, Uu Saepudin

Pewarta : Fitri

Koran SINAR PAGI, Kabupaten Garut,- Dilaporkannya Kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) dua pembangunan jalan yang di biayai APBD Garut tahun 2017, oleh Koalisi Masyarakat Bersatu (KMB) Garut, ternyata dikerjakan oleh salah satu pengusaha yang dekat dengan Bupati Garut dan pengusaha milik saudaranya Kepala Dinas PUPR Garut, Bahkan besaran kerugian kasus ini sudah menjadi temuan BPK RI.

Diketahui kasus dugaan tersebut kini sedang ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar setelah dilaporkan KMB, pada Kamis (10/01/19).

“Ternyata kedua pengusaha yang mengerjakan pembangunan jalan tersebut tidak lain adalah orang yang memilki kedekatan dengan Bupati Garut dan Kepala Dinas PUPR Garut. Masa dalam proses lelangnya saja sudah di kondisikan dengan dua perusahaan yang mengikutinya,” ujar Koordinator KMB Garut, Abu Musa Hanif, Jum’at (11/01/19).

Dikatakan Abu, selain dalam proses lelang yang diduga sudah dikondisikan, kualitas pekerjaannya pun sangat buruk, sehingga wajar jika kemudian kondisi tersebut banyak dikeluhkan warga sebagai pengguna jalan.

“Datanya sudah diserahkan kepada pihak Penyidik Ditkrimsus Polda Jabar untuk dilakukan penyelidikan,” katanya.

Menurut Abu, Ditkrimsus Polda sejak awal sudah mencium adanya dugaan tindak pidana korupsi dalam pembangunan kedua jalan tersebut, bahkan, sudah memeriksa Kepala Dinas PUPR beserta Pegawai PUPR Garut.

Selain sudah melaporkan ke Polda Jabar, diakui Abu, pihaknya akan mendorong pengusutan sejumlah proyek yang kini ditangani oleh pihak kepolisian, diantaranya, dugaan korupsi pembangunan SOR Ciateul, pembangunan jembatan jalan baru di Kecamatan Kadungora.

“Kasus yang sedang ditangani semuanya program Amazing Garut yang sudah diakui Bupati Garut, Rudy Gunawa gagal. Jelas kami mendorong APH untuk mengusut tuntas,” tegas Abu.

Terkait dilaporkannya Bupati Garut, Rudy Gunawan dan Kepala Dinas PUPR Garut, Uu Saepudin ke Polda Jabar oleh Koalisi Masyarakat Bersatu (KMB) Garut atas dugaan tindak pidana korupsi pada pembangunan dua jalan di Kabupaten Garut, yakni jalan Kiara Kohok-Linggamanik Kecamatan Cikelet dan Simpang Toblong, tidak mendapatkan respon dari Kepala Dinas PUPR Kabupaten Garut.

Saat ditemui di Kantor PUPR Garut, oleh awak media, Uu Saepudin, awalnya menjawab sejumlah pertanyaan wartawan terkait rencana pembangunan di Kabupaten Garut, salah satunya pembangunan jalan yang sudah dilakukan pengerasan.

Namun saat media Koran Sinar Pagi menanyakan terkait pelaporan KMB ke Polda Jabar, Uu Saepudin, langsung terdiam dan mengatakan no coment.

“No Comen ya masalah itu,” ucap Kadis PUPR Garut, Uu Saepudin.

(82)