KPU Kota Bogor Kenalkan Formasi Baru

Pewarta : H.Ahyar

Koran SINAR PAGI, Bogor,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor saat ini memiliki formasi baru masa jabatan 2018-2023. Dari empat komisioner, diisi dua komisioner lama dan dua Komisioner baru, termasuk Ketua KPU Kota Bogor Samsudin menggantikan Undang Suryatna

Hal itu diungkapkan Ketua KPU Kota Bogor, Samsudin usai menggelar audiensi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat di Paseban Surawisesa, Balai Kota Bogor, Kamis (10/01/2019).

“Hari ini kami perkenalkan formasi baru tersebut kepada Sekda Kota Bogor,” kata Samsudin.

Samsudin menyebutkan, Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan dijabat Bambang Wahyu, Komisioner Divisi SDM, Sosialisasi dan Partisipatif Masyarakat dijabat Dian Ashkabul Yamin, Komisioner Divisi Program dan Data dijabat Fery Bukhori Muslim dan Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan dijabat Dede Juhendi.

Dia mengatakan, selain perkenalan pada kesempatan tersebut KPU Kota Bogor juga ingin melaporkan mengenai jadwal dan tahapan Pemilu 2019.

“Apa saja yang sudah dilakukan dan bagaimana tahapan kedepan yang akan dilakukan,” ujarnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menyampaikan terkait beberapa hal lainnya termasuk kendala yang dihadapi untuk menyukseskan Pemilu 2019.

“Kami membutuhkan support dan fasilitas dari pemerintah daerah, seperti kebutuhan gudang, tempat melipat suara yang luas dan kendaraan operasional. Kami berharap kebutuhan ini bisa difasilitasi oleh pemerintah daerah,” tuturnya.

Mengenai persiapan menghadapi Pemilu 2019, KPU Kota Bogor kata Samsudin sudah melakukan beberapa kegiatan, seperti sosialisasi secara maksimal agar masyarakat sadar akan Pemilu.

Secara teknis KPU juga sudah melakukan rekrutmen petugas KPPS. Jika di Pilkada Serentak 2018 jumlah TPS ada 3.209 TPS, pada pemilu tahun ini meningkat dua kali lipat.

“Artinya personil  yang kita rekrutmen pun bertambah dua kali lipat,” sebutnya.

Demikian pula mengenai logistik, pihaknya menerima secara berkala dari KPU pusat. Saat ini logistik yang baru diterima adalah bilik kotak suara, amplop dan tinta.  Sementara untuk surat suara secara bertahap akan diterima pada bulan Maret.

Samsudin menjelaskan, pada Pemilu 17 April 2019 masyarakat atau pemilih akan mendapatkan 5 jenis surat suara. Untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden berwarna abu-abu, calon anggota DPR RI berwarna kuning, DPD RI berwarna merah, DPRD Provinsi Jawa Barat berwarna biru dan anggota DPRD Kabupaten/Kota berwarna hijau. (Tria/Met/Dewi-Dedi PKL-SZ)

==KL-SZ)

(7)