Inilah Sejarah Terbentuknya Desa Girimukti Kecamatan Cisewu

Pewarta : Fitri

Koran SINAR PAGI, Kab.Garut,- Sejarah lokal suatu desa ialah suatu peristiwa yang tidak terjadi dan hanya meliputi suatu daerah saja, serta tidak menyebar ke daerah lainnya. Oleh karena itu sejarah lokal merupakan hal yang sangat kompleks yang memiliki banyak aspek dari seluruh pengalaman kolektif masa lalu yang meliputi aspek social, budaya, politik, agama, teknologi, ekonomi dan sebagainya dalam wilayah tertentu.

Sebagai acara tahunan, Desa Girimukti Kecamatan Cisewu Kabupaen Garut selalu melaksanakan Hari bersejarah Desa Girimukti.

Demikian dikatakan Kepala Desa Girimukti, Karna peringatan HUT jadi desa yang ke 38 kita tingkatkan kinerja bersama untuk terwujudnya masyarakat desa girimukti yang gotong royong usaha yakin ulat dan bertakwa.

“Untuk mewujudkan masyarakat yang diperlukan kesadaran untuk gotong royong sehingga usaha yang dirintis dengan penuh keyakinan serta ulat yang dimiliki masing-masing warga yang berlandasan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan bermodalkan rukun baik rukun antar warga keluarga maupun warga pemerintahan,” ucap Kades Girimukti, Jumat (07/12/18).

Menurutnya, Desa yang dibarengi kinerja yang handal tanpa putus asa kreativitas dan kerjasama antar warga juga pemerintahan desa mutlak sangat dibutuhkan guna mewujudkan cita-cita kita bersama menuju desa girimukti yang lebih maju dan berprestasi.

Asal – usul Desa Girimukti, kata Karna, berdasarkan suatu cerita dari para tokoh masyarakat itu bahwa belum ada keputusan tentang pemekaran desa dan membentuk nama Desa Girimukti maka yang menjadi pusat pemerintahan namanya adalah kependudukan Ciparay yang bertempat di kampung pasir jambu kependudukan Ciparay adalah merupakan kegiatan dari wilayah Desa Cisewu Kecamatan Cisewu Kabupaten Garut.

Berdasarkan hasil kajian dan penelitian serta observasi bahwa nama Ciparay terdiri dari 2 kata yaitu berasal dari kata cair atau air dan pari adalah nama ikan kecil jago Ciparay adalah sebuah sungai atau larangan yang dihuni oleh ikan paray

Sungai Ciparay bersumber dari arah selatan Kampung Baru yang berada di bawah pasir Bara dan terdapat pohon yang rindang konon katanya pohon itu diberi nama qiara Jambrong dari bawah pohon itu terdapat mata air yang mengalir ke arah utara dan bermuara ke sungai Cikawung Gading.

Pada tahun 1970-an mulai adanya wacana Bahasan tentang pemekaran desa yaitu di masa kepemimpinan bapak aja Purnama jabatan kepala desa Cisewu

Pada tahun 1978 an wacana tersebut ditindaklanjuti oleh Kepala Desa Cisewu yang baru yaitu Durachman dan dirumuskan pula sebuah nama desa yaitu girimukti oleh Kepala Desa Cisewu dengan kajian bahwa nanti kelak di kemudian hari Jika terlaksana pemekaran desa maka girimukti lah untuk namanya.

Maka atas izin Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka pada hari Kamis tanggal 6 November 1980 diputuskan bahwa Desa Cisewu dimekarkan dengan nama sebuah desa baru yaitu Desa Girimukti

Nama girimukti diambil dari kata Giri dan Mukti Giri artinya gunung Mukti Terdiri dari 5 karakter yang diawali dengan karakter m dan diakhiri dengan karakter yg dengan 2 huruf vokal maka kata Mukti artinya hidup senang atau kaya

Pada tahun-tahun 1982 merupakan awal perencanaan untuk melaksanakan Pilkades pada tahun 1984 dilaksanakan lah Pilkades pertama pada tahun ini pula terjadi perubahan penduduk dan batas wilayah akibat adanya program pemerintah yaitu transmigrasi

Dengan kondisi kondisi secara geografis dan sistem kultur yang ada di wilayah desa girimukti yang mayoritas berada di dataran tinggi atau pegunungan di bawah sistem pengairan sawah yang cukup sangat mempengaruhi pola pencaharian warga desa girimukti sehingga masyarakat desa girimukti tergolong cukup dilihat dari jenis usaha yang bermacam-macam

(10)