Ketua DPP PETA Desak Pemda Garut Ambil Langkah Tangani TPS Sukaregang

Pewarta : Fitri

Koran SINAR PAGI, Kab.Garut,– Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di jalan A Yani Sukaregang Kabupaten Garut yang berada diatas jembatan Cigulampeng, dinilai sudah tidak layak pakai, karena tidak lagi mampu menampung sampah yang dibuang masyarakat, sehingga sampah berserakan diluar TPS tersebut.

Hal ini tentu dirasa sangat mengganggu, baik warga sekitar dan masyarakat yang melintasi kawasan A Yani ini, bahkan tak sedikit wisatawan domestik yang hendak berkunjung ke kawasan Sentra Kerajinan Kulit mengeluhkan hal ini.

Ketua DPP PETA, Kab.Garut, Idwan Kartiawan

Ketua DPP PETA Idwan Kartiawan mengatakan, selain akibat sering terlambatnya pengangkutan sampah menuju TPS Pasir Bajing, Kapasitas bak sampah yang ada tidak memadai untuk menampung sampah dari masyarakat sehingga terjadi penumpukan hingga keluar TPS.

“Hal ini dapat beresiko terserang penyakit bagi masyarakat yg dekat dengan TPS, apalagi di musim penghujan, selain menimbulkan bau menyengat tumpukan sampah inipun kerap terbawa air hujan dan menyumbat saluran sungai,” tandasnya, Minggu (04/11/18).

Dikatakan Idwan, sampah tersebut Kerap menjadi tontonan menarik wisatawan domestik yang berkunjung ke Garut kota, khususnya sentra kerajinan kulit.

“Akses jalan warga kerap terhalangi tumbukan sampah yang meluber ke luar TPS,” ujarnya.

Dirinya mendesak Pemda Garut untuk segera mengambil langkah dalam penanganan masalah ini, “TPS Sukaregang sudah saatnya direlokasi karena keberadaannya saat ini sudah tidak cocok lagi”, pungkasnya.

(16)