SMAN 8 Turatea Layangkan Protes Ke Kemendikbud RI

Pewarta : Awing-Rahman

Koran SINAR PAGI, Jeneponto,- Kepala SMAN 8 Turatea Protes kepada Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan RI terkait adanya Bantuan Komputer yang di terima tahun 2018. 24 buah Komputer itu hanya disimpang saja di kantor menumpuk karena tidak ada Gedung atau Ruang Laboratorium.

Pada tahun 2017 kita sudah masukkan perencanaan pembangunan Gedung Laboratorium Komputer dengan segala perlengkapannya, bahkan sudah dilakukan verifikasi terhadap pembangunanya oleh tim dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, namun yang datang adalah Komputer itu, karena itu saya protes,

Komputer Numpuk di Ruang Kantor SMAN 8 Turutea

Kemudian kami dijanjikan katanya nanti menyusul tahun depan untuk bantuan gedungnya pak, kata pihak kementerian ” kata H.Ali Said, saat dikonfirmasi oleh awak media diruang kerjanya (03/11).

Dia menambahkan bahwa jumlah siswa yang terdaftar pada didapodik sebanyak 381 orang dengan tenaga pendidik sebanyak 38 orang terdiri dari 17 orang guru ASN, 21 orang guru Non ASN dan tenaga non kependidikan sebanyak 9 orang.

Karena itu, saya berharap kepada pihak kementerian pendidikan dan kebudayaan RI agar segera mungkin pengadaan pembangunan gedung laboratorium komputer di percepat, Karena sekarang komputer tersebut hanya bisa kita amankan saja karena tidak punya ruangan, tuturnya.

(16)