Forkopimda Garut Silaturahmi Bersama Ulama

Pewarta : Fitri

Koran SINAR PAGI, Kab.Garut,- Pasca kasus pembakaran bendera tauhid pada Hari Santri Nasional (HSN) beberapa waktu lalu, untuk menjaga kondusifitas ketertiban dan keamanan di Kabupaten Garut, Forkopimda Kabupaten Garut menggelar silaturahmi bersama tokoh ulama, ormas Islam, dan Pimpinan Pesantren se-Kabupaten Garut, di Aula Pamengkang, Kelurahan Paminggir, Kecamatan Garut Kota, Rabu (31/10/18).

“Dari peristiwa itu, saya mengajak semua masyarakat bersama aparat bersiaga, menjaga rasa aman, mari kita hadirkan kondusifitas keamanan. Dalam hal ini Pemkab Garut, aparat TNI, dan Kepolisian, Tokoh Ulama, Ormas Islam akan berkoordinasi untuk siaga menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat,” tandas Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut, Drs Mahyar.

Sementara Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna berharap ada peran aktif semua pihak dalam mengedukasi masyarakat dan melakukan upaya pencegahan dan deteksi dini untuk meredam potensi ancaman yang dapat merusak situasi kamtibmas di wilayah hukumnya.

“Silaturahmi ini adalah untuk berbagi informasi dan membangun komunikasi guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Garut. Ini untuk menguatkan koordinasi Forkopimda dan komponen masyarakat, tokoh agama, menjaga kondusifitas berbangsa dan bernegara,” paparnya.

Diakhir acara, hasil silaturahmi para Pimpinan Forkopimda Garut dengan tokoh ulama dan Ormas Islam, bersamaan membuat pernyataan sikap dengan menyepakati beberapa poin diantaranya,

1. Sepakat untuk menjaga suasana kedamaian serta berupaya untuk meredam situasi agar tidak terus berkembang kearah yang tidak diinginkan.

2. Sepakat untuk tidak membawa permasalahan pembakaran bendera di Kecamatan Limbangan Kabupaten Garut ke arah politik.

3. Para ulama dan pimpinan Ormas Islam di Kabupaten Garut telah bermusyawarah dan sepakat untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Garut.

4. Menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus pembakaran bendera tersebut kepada pihak Kepolisian untuk diproses sesuai dengan aturan dan undang-undang yang berlaku.

5. Sepakat untuk meningkatkan tali silaturahmi diantara umat Islam di Kabupaten Garut, serta wajib menjungjung tinggi kalimat TAUHID dan menjaga keutuhan NKRI.

Hadir dalam acara silaturahmi Forkopimda Kamtibmas tersebut, Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman, Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna beserta PJU, Dandim 0611 Garut Letkol Asyraf Aziz, Kepala Kejaksaan Negeri Garut, Anwar, Rektor Universitas Garut, Abdussy Syakur Amin, MUI, Pimpinan Ponpes dan Ormas Islam.

(13)