Pembangunan Pabrik Dan Gudang Rumput Laut Diduga Mangkrak

Pewarta : Awing

Koran SINAR PAGI, Jeneponto,- Gudang dan pabrik pengolahan Rumput di Kelurahan Tonrokassi Kecamatan Tamalatea Kab.Jeneponto tidak berperasi (mubazir).

Salah satu pabrik dan gudang pengolahan rumput laut terbesar didaerah ini, dibangun dilokasi. Kelurahan tonrokassi kec.Tamalatea. Kab.Jeneponto, dengan luas areal kurang lebih 1 hektar yang menalang dana APBN. Kurang lebih Rp.16 M Gudang dan pabrik tersebut dibangun pada tahun 2016 lalu. dan Sampai sekarang belum dimamfaatkan juga, entah sampai kapan baru bisa dimamfaatkan tidak ada yang ditau kapan beroperasinya, Kondisi bangunan nya sudah ada yang rusak.

Wartawan media ini mencoba mendekati salah seorang warga sekitar perusahaan sirajan, mengutarakan bahwa dirinya mengharapkan pabrik pengolahan rumput laut ini segeta diopetasikan .dia berharap kepada Pemerintah kiranya dapat memperhatikan nasib para petani rumput laut.

Karena keberadaan pabrik dan gudang tersebut sangat di butuhkan oleh para penggiat dibidang usaha budi daya rumput laut. lanjut dia katakan bahwa kami masyarakat bangga,ketika ini dapat dimamfaatkan sehingga rumput lautnya dapat dibeli dengan harga mahal. Ternyata harapan mereka buyer, karena pemerintah membangung hanyalah merupakan sebuah hiasan saja, ujar dg Sirajan.

Sirajan mengakui Kalau memang ada keganjalan pabrik dan gudang yang Milik perikanan dan kelautan, maka masyarakat meminta agar penerintah segeta lakukan audit dan hasilnya serahkan pada aparat hukum untuk dia cari siapa yang terlibat didalamnya, katanya.

(27)