Lomba Tari Daerah Tingkatkan Kecintaan Terhadap Budaya Lokal

Pewarta: Heri Kusnadi

Koran SINAR PAGI, Ogan Ilir,- Kearifan lokal jauh lebih penting dari memiliki bangunan yang megah. Kehilangan budaya artinya sama saja kehilangan karakter daerah, kehilangan akar jati diri daerah, ujar Sekda OI H Herman saat membacakan sambutan Bupati OI HM Ilyas Panji Alam pada pembukaaan lomba Tari Tingkat SMP se Kabupaten OI di Gedung Pendopoan Komplek Perkantoran Pemkab OI Tanjung Selor, Selasa (23/10/18).

Lebih lanjut dikatakan, kegiatan ini memiliki makna sebagai upaya pemerintah daerah untuk menjaga kelestarian dan sekaligus mewariskan budaya tradisi lokal daerah. Selain itu juga sebagai sarana untuk menggali kreativitas siswa.

“Selain sebagai upaya pelestarian budaya lokal daerah, festival ini juga sebagai wadah dari para seniman untuk menampilkan hasil karyanya sebagai pendukung sektor pariwisata,” Pungkasnya

Sementara Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir, Arianto mengatakan kegiatan yang diikuti ratusan peserta dari beberapa Kecamatan di Kabupaten OI diharapkan dapat meningkatkan rasa cinta terhadap budaya lokal, tukasnya.

Kegiatan tari kreasi daerah ini diikuti peserta dari berbagai sekolah tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), perwakilan dari 16 Kecamatan dalam kabupaten Ogan Ilir yang diselenggarakan selama tiga hari 23-25 Oktober 2018 yang akan memperebutkan hadiah berupa trophy, dan selanjutnya akan dikirim mewakili kabupaten hingga tingkat Nasional.

(14)