Dinas PUPR Kabupaten Ciamis Diduga Abaikan Panggilan Sidang KIP Propinsi Jabar

Pewarta : A Y Saputra

Koran SINAR PAGI, Kabupaten Ciamis,- Banyaknya pekerjaan fisik sarana dan prasarana di Kabupaten Ciamis terutama yang ada dilingkupan Dinas PUPR yang dalam pelaksanaannya mendapat sorotan dari berbagai elemen masyarakat, salah satunya dari warga yang mengatasnamakan masyarakat, Dena Kurnia yang mengaku peduli terhadap kwalitas pembangunan di daerah Kabupaten Ciamis.

“Saya sering berkeliling ke daerah bersama forum kontras melihat berbagai pekerjaan yang sedang dikerjakan, ternyata sering nenemukan hal yang janggal dengan bahan material yang digunakan secara kasat mata jauh dari ketentuan dan aturan sebagaimana yang ditentukan dalam kontrak,” ucapnya.

Dia mengaku sering menemukan pasir yang banyak mengandung kadar lumpur tinggi, batu dan adukan yang diduga tidak memakai takaran, sehingga menimbulkan tanda tanya, apakah tidak ada petugas pengawas dari Dinas PUPR ?

Sebagai warga masyarakat, kata dia, kita punya hak untuk mengetahui pembangunan fisik yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Ciamis, “Makanya saya kirim surat keterbukaan impormasi publik (KIP) ke dinas terkait,” tambahnya.

Namun sayang lanjutnya, setelah dua kali mengirim surat, dinas terkait masih saja belum memberikan jawaban, “Akhirnya saya lanjutkan mengirim surat ke Komisi Impormasi Publik Propinsi,” kata Dena.

“Pada hari Rabu (17/10), saya mendapat panggilan dari Provinsi Jawa Barat untuk menyelesaikan sengketa informasi ini di Bandung, namun dari pihak PUPR tidak hadir tanpa alasan yang jelas,” pungkas Dena.

(68)