Kadisdikbud Jeneponto Dinilai Keliru Lakukan Mutasi

Pewarta : Awing

Koran SINAR PAGI, Jeneponto,-Pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Nur Alam Basir, baru – baru ini lakukan mutasi terhadap beberapa kepala sekolah dan guru ini, hal itu dianggap oleh sejumlah kepala sekolah dan guru sebagai langkah yang keliru, pasalnya kepala dinas tidak mengetahui secara persis kondisi sesungguhnya dilapangan, karena tidak pernah melakukan kontrol langsung kelapangan.

Seperti diungkapkan salah satu mantan kepala sekolah kepada wartawan media ini, “Pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan perlu meninjau kembali kebijakannya itu, karena sejauh ini Kadis tidak pernah turun kelapangan melakukan kunjungan kerja sekaligus kontrol terhadap kondisi di sekolah, sehingga tidak mengetahui secara persis mana sekolah yang membutuhkan penambahan guru dan mana yang tidak ?” ucapnya.

Kadisdikbud Kab.Jeneponto, Nur Alam Basir dinilai Keliru lakukan mutasi Kepsek dan guru

Selain itu, mutasi kepala sekolah dengan alasan untuk penyegaran, pada kemyataannya kepala sekolah yang dimutasikan tersebut malah di non jobkan dari jabatannya, ujarnya.

Bahkan lanjutnya, di SD N 264 Pattumbu, Kecamatan Rumbia ada 5 orang mantan kepala sekolah yang ditempatkan di sana padagal jumlah siswanya hanya sekitar 60 orang dengan jumlah Pendidik Tenaga Kependidikan (PTK) 9 orang, sehingga dia menganganggap bahwa mutasi ini keliru.

“Mutasi ini ada aroma politiknya, sehingga sejumlah guru tidak menerima untuk pindahtugaskan dan alasan Dapodik sertifikasi terganggu,” katanya lagi.

Dia berharap, pemerintah, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengantisipasi semua ini, menurutnya, banyak sekolah yang kekurangan guru namun ada juga yang malah kelebihan guru, sehingga guru yang tidak punya jam ya terpaksa nganggur saja, pungkasnya.

(14)