Petani Rumput laut Desa Kampala Butuh Perhatian Pemerintah

Pewarta : Awing/Syam

Koran SINAR PAGI, Jeneponto,- Salah satu komoditi yang menjadi andalan Desa Kampala diwilayah pesisir pantai adalah Rumput Laut dan usaha budi daya Rumput Laut merupakan mata pencaharian utama bagi masyarakat Desa Kampala sejak tahun 2002 setelah masyarakat beralih dari yang sebelumnya berttani khususnya warga Kampung Sepeka dan Monroloe merupakan petani bawang merah.

Namun dengan adanya perkembangan teknologi informasi membuat masyarakat harus mengubah paradigma menuju era global dan mempengaruhi segala bentuk kehidupan masyarakat khususnya yang bermukim di daerah pesisir, hal ini ditandai munculnya Budidaya Rumput laut.

Rumput laut sidah menjadi ikon Desa Kampala. Kec. Arungkeke, Kab.Jeneponto yang pada era 90 an dikenal sebagai sentra pertanian bawan merah, namun sekarang bawan merah ditinggalkan secara perlahan lahan.

Begitu juga dengan para nelayan didaerah pesisir Dusun Monroloe, Desa Kampala pun secara perlahan – lahan sudah mulai enggan melaut dan memiliih bertani rumput laut.

Dari tahun ke tahun hingga memasuki tahun 2002. masyarakat Desa Kampala beradaptasi dengan keadaan laut dan mencoba bertani rumput laut, kerja kerasnya kini mulai menampakan hasil.

Salah satu Petani Rumput Laut Asri saat ditemui menuturkan, “Pada tahun 2002 harga rumput laut masih sekitar Rp.2.500/kilogram namun sekaran mencapai Rp.18.000/kilogram, bahkan bisa mencapai Rp.25.000,” ungkapnya.

Namun sekarang harga rumput laut sedang turun, karena hasilnya kerdil akibat kondisi alam, “Rumput laut itu bagus ketika musim penghujan tiba, tapi kalau kemarau begini hasilnya memang kerdil karena sinar mata hari panas,” jelasnya.

Asri, berharap kedepan Pemerintah Daerah Jeneponto melalui Dinas Perikanan dan Kelautan dapat memberikan perhatiannya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir khususnya petani tambak rumput laut mendapat perhatian, dengan memberikan bantuan seperti, perahu tali dan pelampung keselamatan diri,” pintanya penuh harap.

(6)