Walikota Diminta Evaluasi Kadis PU Kota Medan

Pewarta : Ester

Koran SINAR PAGI, Kota Medan,- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Wong Chun Sen Tarigan, mengatakan sampai saat ini masih sangat banyak infrastruktur di Kota Medan yang ruusak (berlubang) dan masih butuh perbaikan serius. Wong, yang juga Ketua Taruna Merah Putih (TMP) Kota Medan mengatakan hal ini usai berkeliling kota Medan, Selasa, (09/10/18) di daerah Kota Medan.

“Sangat banyak jalan-jalan yang berlubang, drainase yang tersumbat dan genangan air di badan jalan akibat hujan deras tadi malam. Kita mendapat informasi, banyak rumah-rumah penduduk yang mengalami kebanjiran. Ini akan menjadi penyebab bertambahnya rasa kawatir masyarakat akan dihantui banjir jika turun hujan,” ucap Wong.

Politisi dari Partai PDI Perjuangan Kota Medan ini menambahkan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan sampai saat ini belum memiliki terobosan besar untuk mengatasi permasalahan banjir yang kerap melanda Kota Medan. Parahnya, titik-titik rawan banjir saat ini bukan lagi hanya di daerah dekat bantara sungai, namun, banjir juga sudah merambat masuk ke daerah yang selama ini tidak pernah kebanjiran.

Pengorekan dan perbaikan drainase yang telah dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kota Medan dinilai tidak bermanfaat sama sekali dan terkesan hanya pemborosan saja. Terbukti, drainase yang sudah selesai dikorek dan diperbaiki tidak dapat berfungsi apalagi menampung debit air hujan, sehingga tetap saja banjir jika hujan turun di Kota Medan.

“Kita melihat, pengerjaan drainase hanya sebatas proyek saja yang mana manfaatnya tidak berpengaruh banyak di tempat itu, malah tetap saja terjadi banjir, harus ada solusi, ketika drainase telah diperbaiki dapat menampung air dan tidak terjadi lagi banjir di daerah tersebut, ini malah sebaliknya, diduga pembangunan drainase tidak memakai perencanaan matang dan hanya mengganti drainasde lama dengan yang baru,” terang Wong yang juga anggota Komisi B DPRD Kota Medan.

Kepala Dinas PU Kota Medan, Khairul Syahnan lanjut Wong, seakan tidak mampu mencari solusi mengatasi permasalahan banjir di Kota Medan, sebab kerjanya hanya mengikuti acara seremoni kegiatan Walikota Medan dimana saja.

“Begitu juga dengan kondisi badan jalan di kota Medan masih banyak yang perlu segera diperbaiki karena sudah rusak dan berlubang, namun, belum juga dapat direalisasikan, seperti Jalan Jemadi, Jalan Rahayu, Jalan Pukat Banting-2 dan Jalan Geperta Ujung yang kondisi jalannya membuat pengendara kesal dan mengancam keselamatan mereka,” ujarnya.

Tambah Wong, keadaan ini semakin diperparah lagi saat hujan turun dan jalan-jalan banjir dan tergenang air, maka sangat berbahaya bagi pengendara yang melintas khususnya pengendara sepeda motor, sebab, genangan air akan menutupi lubang yang dalam sehingga tidak sedikit pengendara terkejut dan jatuh dari sepeda motor akibat kenderaannya menabrak lubang yang digenangi air.

“Walikota Medan sudah seharusnya mengevaluasi kinerja Kadis PU Kota Medan, Khairul Syahnan karena masih banyak pegawai ASN yang pintar dan mampu bekerja, sebab, sejak menjabat sebagai Kadis PU Kota Medan, kinerja Kadis PU Kota Medan jauh dari harapan,” ucapnya.

Malah tambahnya, kondisi infrastruktur di Kota Medan semakin parah, “Sudah waktunya Walikota Medan mendudukkan orang-orang yang mampu bekerja membangun Kota Medan dan bukan bekerja hanya untuk mengikuti acara -acara seremoni Walikota Medan saja,” pungkas Wong Chun Sen Tarigan.

(10)