Lagi – Lagi Wartawan Alami Tindak Kekerasan

Pewarta : Andi Syarief

Koran SINAR PAGI, Sulawesi Selatan,- Kekerasa terhadap wartawan kembali terjadi, kali ini dialami Mul Jupri salah satu wartawan yang bertugas diwilayah Bantaeng Sulawesi Selatan, Selasa (25/09/18) tadi Malam sekitar pukul 18.40.

Kejadian berawal saat Mul dalam perjalanan pulang dari kota sekalian menjemput kemanakannya di Tanetea yang pulang kuliah di Akom, kemudian melanjutkan perjalanan pulang ke Banyorang, Dusun Taricco Desa Bonto – Bontoa.

Mul Jupri, wartawan korban premanisme

Saat melewati Jalan Poros di Dusun Tombolo, Desa Tombolo, korban tiba – tiba melihat ada sebuah mobil penumoang sedang dilempari oleh seorang Preman.

“Saya terkejut saat Siska kemanakan saya meminta saya menghentikan kendaraan karena ada preman yang sedang melempari kendaraan penumpang,” katanya.

Kemudian lanjutnya, preman tersebut menghadang motor yang dikendarai Mul dan melemparinya dengan batu hingga mengenai pelipis sebelah kanan korban.

“Batu yang dilemparkan preman itu mengenai pelipis dan saya pun langsung terjatuh dari motor, kemudian pelaku mengambil batu dan berusaha melempari saya lagi, saya berusaha menghindar, namun kaki saya sudah kaku untuk digerakkan, tak ada jalan lain sayapun memeluk pelaku untuk menghindari lemparan batu tersebut,” tuturnya.

Setelah pelaku terjatuh lanjutnya, dia berusaha lari, namun lagi – lagi pelaku memburunya sambil membawa batu, “Saya berusaha menyelamatkan diri mencoba meminta pertolongan warga namun ternyata warga sekitar juga takut mendekat,” imbuhnya.

Setelah warga berhasil menahan dan melerai pelaku, Mul langsung diamankan oleh Saso salah satu warga Tombolo kerumahya.

“Saya sempat pingsang, setelah sadar, Saso bermaksud mengambil motor saya, namun nahas motor sudah hancur dipukuli oleh pelaku,” katanya.

Pelaku diketahui bernama Kranca itupun akhirnya dilaporkan korban ke Polsek Tanjung, namun pihak kepolisian mengatakan bahwa daerah Tompbolo bukan wilayahnya.

Selanjutnya, Kapolsek Tompobulu menghubungi Polsek Pa’jukukang untuk menindaklanjuti kasus kekerasan tersebut.

Sementara korban ke Puskesmas Baru untuk di Visum dan selanjutnya melapor kejadian yang dialaminya ke Polsek Pa’jukukang tadi malam.

(66)