Bangunan dan Reklame Illegal Kembali Ditertibkan

Pewarta : Ester

Koran SINAR PAGI, Kota Medan,- Polres Pelabuhan Belawan bersama Pemko Medan dan seluruh stakeholder Se-Kecamatan Medan Belawan melaksanakan penertiban baleho, pedagang kaki lima dan bangunan liar, Sabtu (22/09/2018).

Adapun bangunan dan reklame ilegal yang ditertibkan berdiri diatas drainase, trotoar dan bahu jalan yang mengakibatkan kota menjadi kumuh serta mengganggu ketertiban umum dan menyebabkan kemacetan jalan yang mengganggu aktifitas masyarakat luas setiap harinya.

Tim yang turut membantu penertiban terdiri dari Danlantamal, Kejari Belawan, Danpomal, Polres Pelabuhan Belawan, Kapolsek, Camat Medan Belawan, Danramil serta Tokoh Masyarakat dan Para Lurah Se-Kecamatan Medan Belawan.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis menghimbau, kepada masyarakat yang memiliki bangunan di atas trotoar, drainase, maupun di jalur hijau, dapat menyadari dan membongkar bangunannya sendiri.

“Kami berharap kesadarannya, sebelum nantinya ditertibkan oleh petugas,” tegas orang nomor satu di Polres Pelabuhan Belawan itu.

Penertiban ini meliputi wilayah-wilayah di Medan Utara, terutama di Kecamatan Medan Belawan.

Seperti di Jalan Lintas Sumatera, termasuk Pos Bhabinkamtibmas di Jalan Cimanuk yang berdekatan dengan jalur rel kereta api juga turut dibongkar.

Dirinya juga menjelaskan, dalam proses penindakannya, kegiatan ini mendapat respon positif dari warga setempat. Mereka berterimakasih agar Belawan kedepanya bisa lebih indah dipandang.

“Penertiban ini merupakan harapan kita bersama demi terwujudnya kawasan Belawan sebagai kota Pelabuhan Internasional, pintu gerbang perekonomian Sumut yang Bebas kesemrawutan dan tertata dengan baik,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan Camat Medan Belawan Ahmad, yang mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut juga sekaligus menertibkan papan reklame yang dianggap ilegal.

“Ada 15 papan Reklame tanpa ijin yang sudah ditertibkan hari ini,” jelas Ahmad.

(2)

Be Sociable, Share!