Generasi Muda Jangan Tinggalkan Identitas Kemedanan

Pewarta : Ester

Koran SINAR PAGI, Kota Medan,- Generasi muda Medan diharapkan untuk tidak meninggalkan identitas ke-Medan-annya, salah satu caranya adalah tidak latah mengikuti gaya berbahasa seperti di iklan maupun dialek daerah lain.

Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution menerima audiensi Putra Kebudayaan Sumut, Arbi Yahya, Kamis (13/09) diruang kerjanya.

“Bahasa adalah jati diri, identitas, yang harus senantiasa kita jaga. Kehilangan gaya berbahasa Medan, lambat-laun akan menghilangkan identitas kita,” ujar Akhyar.

Berkaitan dengan itu, Akhyar mengingatkan, Putra Kebudayaan Sumut, Arbi Yahya, harus percaya diri menggunakan gaya berbahasa anak Medan di mana pun berada.

“Gaya dan cara berbahasa kita di Medan adalah kekayaan budaya yang harus kita jaga demi memperkuat identitas kita,” sebutnya.

Dalam pertemuan itu, Wakil Wali Kota yang didampingi Kadis Kebudayaan, Suherman, menyampaikan dukungan pada Arbi Yahya yang akan mengikuti Pemilihan Putra-Putri Kebudayaan Indonesia, 15 Oktober mendatang di Bandung.

Selanjutnya, Akhyar juga menerima audiensi dari Asosiasi Fakultas Kedokteran Swasta Indonesia (AFSKI) gang akan mengadakan Pekan Ilmiah Tahunan (PIT) I dan Annual Meeting, Minggu (16/09) di Hotel LePolonia.

Dukungan disampaikan Wakil Wali Kota Medan, H Akhyar Nasution saat menerima audiensi panitia pelaksana Pekan Ilmiah Tahunan (PIT) I dan Annual Meeting AFKSI, Kamis (13/09) diruang kerjanya.

Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi sekaligus selamat terhadap perhelatan ini. Diharapkan kegiatan ini dapat menghasilkan pemikiran-pemikiran yang memajukan dunia pendidikan kesehatan di Indonesia.

Sebelumnya salah seorang pengurus AFKSI, dr.Haris Pane, mengundang Wali Kota Medan untuk menghadiri dan menyampaikan sambutan pada acara tersebut.

(15)