Warga Desa Kedoyo, Keluhkan Material Bangunan Progam BSPS

Pewarta : Alex

Koran SINAR PAGI, Kabupaten Tulungagung,– Sebagai rakyat kecil, Warga Desa Kedoyo Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung mengaku bingung sekaligus takut untuk melaporkan kepada pihak berwenang terkait kualitas buruk material bangunan yang dikirim untuk pembangunan dalam Progam BSPS Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Seperti diungkapkan SR salah satu warga penerima manfaat program tersebut, “Saya bingung dengan material yang dikirim kemarin, harga batako disitu tertulis Rp.2.950,00, namun batako tersebut itu gak bisa dipasang mas karena kualitasnya jelek,” ucapnya.

Diakuinya, untuk pengiriman pertama sebanyak 500 buah terbilang lumayan bagus, namun untuk pengiriman kedua sebanyak 400 buah, kualitasnya sangat jelek, sehingga tidak bisa dipasang,

“Diangkat saja hancur mas, selain itu pasirnya juga banyak batunya, apalagi pendamping menyuruh cepat dipasang agar bisa segera difoto, tapi materialnya saja kayak gini, bagaimana mau bagus hasilnya,” kata dia lagi.

Padahal, lanjutnya, setiap berapa hari sekali pendamping tersebut datang ke lokasi pembangunan, mendesak untuk segera menyelesaikan pekerjaan.

“Pendamping itu setiap hari kesini suruh cepat menyelesaikan pekerjaan, itu juga gentengnya banyak yang retak untuk bangun bedah rumah ini saya sampai cari tambahan utang – utang,” ungkap SR dan disaksikan beberapa warga desa kedoyo yang juga mendapatkan bantuan progam BSPS.

(99)