Proyek Jembatan Desa Pinang Mas Tak Bertuan ?

Pewarta : Heri Kusnadi

Koran SINAR PAGI Ogan Ilir,- Terkait pemberitaan Jembatan Pinang Mas yang diduga dikerjakan asal jadi, sehingga walaupun baru rampung pada sekitar minggu pertama di Bulan Agustus 2018 lalu, batu – batu pondasinya sudah kembali terlepas, keterangan berbeda disampaikan oleh beberapa pihak.

Sekretaris Dinas PUPR Tarmizi saat ditemui diruang kerjanya, mengaku tidak mengetahui adanya pembangunan jembatan besi tersebut, “Kami belum mengetahui kalau di Pinang Mas ada pembangunan jembatan, nanti akan kami cek kelapangan benar tidaknya bangunan tersebut,” ucapnya, Selasa (14/08/18) lalu.

Nanti setelah dicek ke lokasi, lanjutnya, akan diketahui fungsi pengawasan dilapangan bekerja dengan baik atau tidak, imbuhnya.

Menurut warga yang tinggal dekat sekali dengan pembangunan jembatan besi itu mengatakan, bahwa pembangunan jembatan tersebut didanai oleh salah satu partai bukan dari dana desa, namun menurut pengakuan Paisol sang pemborong saat dihubungi via telpon dan WA mengatakan, pembangunan jembatan itu didanai dari APBD senilai Rp.900 juta.

Lain lagi yang dikatakan Edi Demang, Ketua ULP Kabupaten Ogan Ilir, ia menerangkan bahwa tidak ada tender jembatan Pinang Mas untuk tahun anggaran 2018, “Jembatan Desa Pinang Mas itu anggaran tahun 2017, sebelum saya menjabat,” jelasnya.

Bertolak belakang dengan yang dijelaskan oleh anggota DPRD OI dari Fraksi Gerindra Seviyosa, ia mengungkapkan bahwa pembangunan Jembatan Desa Pinang Mas merupakan proyek dari dana aspirasi Partai Gerindra tahun anggaran 2018 senilai Rp.1 Milyar dan ia mengaku sebagai pokirnya.

“Pembangunan jembatan Desa Pinang Mas merupakan dana aspirasi masyarakat, yang diperuntukan bagi warga,” katanya.

(83)