Malam Tirakatan 17 Agustus 2018 di Kelurahan Karang Waru, Tulungagung

Pewarta : Alex

Koran SINAR PAGI, Kabupaten Tulungagung,- Warga Kelurahan Waru, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, menyambutnya peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73 dengan menggelar doa bersama yang dikemas dalam sebuah acara tirakatan dan dihadiri oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan sejumlah warga lainnya, Kamis (16/08/18).

Kegiatan tersebut biasanya dilakukan ditingkat RT atau RW, dimana untuk kegiatan itu warga membuat tumpeng kemerdekaan yang nantinya akan dipotong oleh Ketua RT/RW dan diserahkan kepada warga yang dianggap telah berjuang untuk lingkungannya.

Selanjutnya, setelah seorang tokoh agama memimpin doa bersama untuk para pejuang bangsa yang telah berkorban demi kemerdekaan bangsa Indonesia, Eny Wahyu Andamari,SE, Lurah Karangwaru, Kecamatan Tulungagung melakukan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur.

“Bangsa ini akan besar dan maju serta berdaulat jika generasi penerusnya selalu bekerja keras, berbudi luhur dan berbakti kepada nusa dan bangsa,” ucapnya kepada koransinarpagijuara.com.

Menurutnya, pondasi akhlaq dan adab serta ilmu harus dimiliki oleh para generasi sekarang, “Generasi muda tidak boleh malas dan sombong, bila itu terjadi maka nasib bangsa ini akan tertinggal,” tambahnya.

Ditegaskan, kebersamaan dan gotong royong adalah ciri khas Bangsa Indonesia, seperti yang tercantum dalam ikrar Sumpah Pemuda yakni, “Satu Nusa, Satu Bangsa dan Satu Bahasa Indonesia”.

Lebih lanjut dikatakan, untuk mengisi kemerdekaan ini harus dimulai dengan karya anak bangsa yang bisa mengharumkan nama bangsa dan negaranya bahkan hingga ke mancanegara, “Harus selalu diingat bahwa perjuangan, ilmu dan tenaga generasi muda adalah untuk kepentingan negara dan Bangsa Indonesia tercinta,” tandasnya.

Selanjutnya Eny berpesan, generasi muda harus tetap menjaga dan melestarikan Budaya Tirakatan, agar jangan sampai punah, namun kata dia, jangan isi malam tirakatan 17 Agustus dengan pesta pora apalagi dengan meminum minuman keras.

Para pahlawan, lanjutnya, pasti berharap generasi penerusnya dapat melanjutkan perjuangan negeri ini dengan membentuk generasi yang cerdas, ceria dan berakhlaqul karimah.

“Selamat merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73, Jayalah Negeriku, Jayalah Bangsaku,” tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut, pegawai Kelurahan Karangwaru menyampaikan kabar bahwa pada tanggal 17 Agustus besok akan diadakan lomba Sepak Bola 17 an tingkat Kelurahan Karangwaru yang bertitel “Bersatu Cup 2018”.

(43)